Enam Final Enam Kali Kalah, Begini Cara Pochettino Kalahkan Klopp

Enam Final Enam Kali Kalah, Begini Cara Pochettino Kalahkan Klopp

Enam final enam kali kalah dalam karir Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino berusaha mengintip apa saja kesalahan pelatih Liverpool itu. Lihat.

Tottenham Hotspur dan Liverpool akan saling bertarung satu sama lain pada partai final Liga Champions pada Minggu (2/6) dinihari. The Reds lebih difavoritkan menang, jadi Pochettino berusaha menganalisis enam dosa-dosa Klopp saat menjalani enam final enam kali kalah. Begini temuannya. Kita mulai dari yang terakhir, kekalahan di tangan Real Madrid pada final Liga Champions musim lalu.

Real Madrid 3-1 Liverpool, final Liga Champions 2018

Pertandingan di Kiev Ukraina ini merupakan final keenam Jurgen Klopp. Dan mereka sepertinya salah menurunkan susunan pemain, salah memilih kiper, dan sedikit menganggap remeh tim lawan. Kalaupun dua dari tiga kesalahan itu bisa diperbaiki, blunder yang dilakukan kiper Loris Karius tetap saja menyebabkan kekalahan.

Kiper Jerman yang suka mengemudikan jip Mercedes Benz itu melakukan tiga kesalahan. Yang pertama ketika ia memantulkan bola ke dengkul Karim Benzema dan menjadi gol pertama Los Blancos. Setelah itu tak usah diomonginlah soal tendangan salto Gareth Bale, sudah tak mungkin dihentikan. Gol ketiga berasal dari tendangan melengkung Bale yang salah diantisipasi Loris Karius, menjadi gol ke gawangnya sendiri.

Liverpool 1-3 Sevilla, final Liga Europa 2016

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Ini merupakan kesempatan membalas kekalahan di Piala Liga dua bulan sebelumnya. The Reds seolah-olah akan mengangkat trofi dengan mudahnya setelah Daniel Sturridge mencetak gol pada babak pertama yang didahului tampilan mengesankan Liverpool. Tapi entah ceramah apa yang disampaikan oleh Unai Emery saat turun minum, penampilan berbeda ditunjukkan oleh Sevilla dan mereka mencetak tiga gol setelahnya, dan Los Rojiblancos merebut gelar ketiga Liga Europa secara beruntun. Kesalahan Klopp di sini adalah tidak memperkirakan kebangkitan kembali anak-anak Emery pada paruh kedua dan membiarkan skuadnya berpuas diri setelah satu gol di babak pertama.

Manchester City 1-1 (3-1 adu penalti) Liverpool, final Piala Liga 2016

Enam final enam kali kalah tidak akan terjadi jika Jurgen Klopp berhasil memenangkan final pertama setelah empat bulan menangani Liverpool. Ia berhasil membuat anak buahnya menahan imbang The Citizens 1-1 selama 120 menit. Kesalahan sang manajer Jerman tidak mempersiapkan secara cukup anak buahnya untuk adu penalti. Philippe Coutinho, Adam Lallana dan Lucas Leiva seluruhnya gagal mengeksekusi bola-bola 12 pas mereka.

Borussia Dortmund 1-3 VfL Wolfsburg, final DFB Cup 2015

Ini merupakan salah satu kekalahan yang paling disesali oleh Klopp. BVB mengalahkan Bayern Munchen di tahap semi final. Jadi apa lagi yang bisa menghalangi mereka meraih piala DFB Pokal? Nah itu dia, perasaan sudah pasti menang dan meraih piala ini yang menyebabkan serangan beruntun yang beruntung dalam 15 menit memberi Wolfsburg tiga gol melalui Luis Gustavo, Kevin De Bruyne dan Bas Dost.

Borussia Dortmund 0-2 Bayern Munich, final DFB Cup 2014

Pertandingan ini dalam waktu 90 menit usai 0-0 dan sepertinya Klopp gagal menyiapkan mental anak buahnya untuk masa extra time 2×15 menit. Mereka kebobolan Thomas Muller dan Arjen Robben, dan sekali lagi kehilangan satu lagi gelar juara yang menyumbang enam final enam kali kalah tersebut.

Borussia Dortmund 1-2 Bayern Munich di final Liga Champions 2013

Lima tahun sebelum laga final kompetisi Eropa ini, Jurgen Klopp mewarisi tim medioker Borussia Dortmund. Ia berhasil mengubah mereka menjadi tim juara yang merebut gelar Bundesliga tahun 2010 sebelum merebut gelar ganda juara liga dan juara DFB Pokal pada tahun 2011.

Jadi saat Jurgen Klopp berhasil sampai ke final Liga Champions tahun 2013, semua orang menyangka ia akan dengan mudah merebut gelar juara Eropa. Tapi mereka terlihat lengah di menit-menit akhir dan Arjen Robben menggagalkan mimpi itu dengan mencetak satu-satunya gol. Lengkaplah sudah penderitaan Klopp. Enam final enam kali kalah.