Erling Haaland Dewasa Redam Kecaman Terhadap PSG Dan Neymar

Erling Haaland Dewasa Redam Kecaman Terhadap PSG Dan Neymar

Gilabola.com – Erling Haaland dengan dewasa meredam kecaman terhadap PSG dan Neymar meski ia telah habis-habisan diejek sang lawan.

Erling Haaland, pemain yang merupakan pesepakbola kelahiran 21 Juli 2000 milik Borussia Dortmund telah menjadi bulan-bulanan euforia kemenangan PSG dan Neymar. Mereka terus mengejek selebrasi sang pemain belia bahkan sejak masih di lapangan hingga ke ruang ganti dan media sosial.

Kekalahan Borussia Dortmund skor 2-0 di laga Liga Champions leg kedua agregat 3-2 hari ini masih menjadi trending luar biasa. Banyak momen dramatis yang terjadi di laga itu hingga akhir wasit meniup peluit penutup laga babak kedua.

Salah satu hal yang disorot publik adalah aksi para pemain, yang dikomandoi Neymar, dalam mengejek Haaland. Meski Dortmund memiliki banyak pemain, namun kubu Prancis hanya menyasar Haaland dengan meniru selebrasi khasnya usai pertandingan.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

Alih-alih dipuji, sikap itu malah menuai kecaman dari publik, termasuk dari fans Paris Saint-Germain sendiri yang malu melihatnya. Kemenangan mereka jadi tidak berarti dinodai ejekan tidak pantas tersebut.

Melihat tim lawan dan pemain senior sekelas Neymar banjir kecaman, Haaland tidak memanfaatkan momen tersebut untuk keuntungannya. Ia malah dengan dewasa mengalihkan semua energi amarah publik pada kesalahan timnya hingga kalah dalam laga tersebut.

“Kami sudah tahu kalau pertandingan tadi pasti akan sulit, tapi secara umum laga tadi memang bukan penampilan terbaik kami kok. Rasanya sulit bertanding tanpa dukungan gemuruh suporter, tapi ini bukan alasan atas performa kami,” ujar Haaland berusaha mengalihkan perhatian publik dari PSG usai pertandingan.

Erling Haaland layak dihormati oleh PSG dan Neymar

Sikap ini karuan membuat publik bersimpati pada Haaland yang tidak sakit hati dengan perlakuan tak menyenangkan yang ia dapatkan. Publik lantas diingatkan oleh The Squawka Football jika sang pemain tetap sudah menghasilkan rekor di Liga Champions, tak peduli meski telah direndahkan oleh PSG dan Neymar.

Sang pemain menjadi remaja pertama yang mencetak 10 gol dalam 1 musim Liga Champions. Ia juga menjadi pemain tercepat untuk mencetak 10 gol di kompetisi bergengsi tersebut. Sang bintang juga menjadi pemain muda yang mencetak gol untuk 2 klub berbeda di musim yang sama.

Ia juga menjadi pemain Borussia Dortmund pertama yang mencetak gol di debut Bundesliga, debut DFB Pokal dan debut Liga Champions. Erling juga menjadi pemain Bundesliga pertama dalam sejarah yang mencetak hat-trick debut sebagai pemain pengganti.

Ia menjadi pemain tercepat dalam sejarah yang bisa mencetak 5 gol di 1 dari 5 Liga top Eropa. Neymar dan semua pemain PSG lainnya yang menang dalam laga tersebut memang lebih senior, namun apa yang diraih Erling dalam usia mudanya patut dihormati. Sikapnya yang tetap tenang meski sudah diejek Neymar cs membuatnya malah semakin kebanjiran fans baru lintas klub, termasuk dari fans PSG sendiri.