Erling Haaland Lewati Jumlah Gol Kylian Mbappe Sebelum 21 Tahun, Jauh Lebih Cepat Daripada Lionel Messi

Gila Bola – Figur utama laga Borussia Dortmund vs Sevilla adalah Erling Haaland, yang bukan saja membawa BVB lolos ke perempat final kompetisi, tapi juga menyamai dan melewati jumlah gol Kylian Mbappe (19) sebelum usianya mencapai 21 tahun. Total jumlah golnya di Champions League melewati gol sejumlah bintang dunia.

Sebenarnya ada dua pemain yang mencetak dua gol pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Rabu dinihari 10 Maret 2021. Pemain bola asal Norwegia, Haaland, melesakkan dua gol bagi BVB, sementara Youssef En-Nesyri mencetak dua gol bagi Sevilla. Bedanya adalah skor agregat 5-4 (dengan leg pertama 3-2 bagi kemenangan Dortmund. Sehingga figur Haaland lebih menonjol daripada pemain bola asal Maroko tersebut.

Dengan koleksi dua golnya itu Haaland menonjol sendirian pada klasemen top skor Liga Champions. Jumlah 10 gol disematkan untuk namanya, sementara pada urutan berikutnya terdapat Youssef En-Nesyri dari Sevilla dengan delapan gol, dan di bawahnya terdapat tiga nama yang mengoleksi enam gol masing-masing. Mereka adalah Alvaro Morata dari Juventus, yang sampai saat ini pada laga bersamaan melawan FC Porto belum berhasil menambah jumlah golnya. Kemudian Olivier Giroud (Chelsea) dan Neymar (PSG).

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Haaland, yang menjadi target transfer bagi Real Madrid dan Manchester City itu, dengan demikian terlibat dalam lima gol Dortmund ke gawang Bono pada dua leg pertandingan melawan Sevilla. Empat berupa gol dan satu berupa assist. Tidak mengherankan jika harganya akan semakin melonjak saja setelah ini.

Tapi yang terlebih penting lagi adalah, usaha sang pemain muda itu sudah menyamai dan melewati catatan gol Kylian Mbappe dari PSG. Haaland melakukannya bahkan sebelum usianya mencapai 21 tahun. Sang monster gol itu hanya butuh 14 pertandingan Liga Champions untuk mencapai catatan 20 gol, sementara Mbappe butuh 39 laga dan Lionel Messi muda memerlukan 40 pertandingan untuk melewati 20 gol di kompetisi elit Eropa tersebut.

Tersingkirnya Sevilla di tangan Dortmund menandai rangkaian 10 hari penuh penderitaan bagi skuad asuhan Julen Lopetegui itu. Mereka kalah dari Barcelona dan Elche di ajang Liga Spanyol, kemudian kalah pula pada semi final Copa del Rey dengan skor 3-2 agregat dan kini tersingkir pula dari ajang Liga Champions. Inilah 10 hari paling buruk dalam sejarah Sevilla.