Eusebio Di Francesco Patah Semangat Latih AS Roma

Eusebio Di Francesco Patah Semangat Latih AS Roma

Gilabola.com – Eusebio Di Francesco patah semangat latih AS Roma usai kalah lawan FC Porto. Hasil laga Liga Champions itu membuatnya ingin mengundurkan diri.

Ya, Eusebio Di Francesco dilaporkan pikir-pikir opsi mundur dari kursi panas kepelatihan AS Roma. Hal tersebut diakui oleh Diego Perotti usai laga kekalahan lawan kubu Porto yang berakhir 3-1.

Di Francesco bungkam beribu bahasa usai pertandingan. Sang pelatih bahkan melangkah sendirian dalam sepi menuju bus. Ia terlihat larut dalam pikiran sendiri saat para pemain berbicara dalam sesi wawancara usai pertandingan. Hal itu tidak melanggar peraturan Liga Champions.

Sky Sport Italia melaporkan jika akan ada pengumuman pada hari Kamis ini juga terkait nasib sang pelatih. Komentar dari Perotti lantas memantik rumor jika Di Francesco tertarik mengundurkan diri sebelum dipecat klub.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Pelatih kecewa pada kami semua. Kami berlari selama 120 menit dan rasanya menyakitkan untuk pulang dengan kondisi seperti ini, seperti yang saya rasakan dan kami memang pantas mendapatkannya,” ujar Perotti melalui Sky Sport Italia.

Eusebio Di Francesco berpeluang mundur dari kepelatihan AS Roma

“Porto memang bertanding di kandang dengan suporter yang membantu mereka sepenuh hati, tapi kami tetap punya peluang untuk memenangkan pertandingan. Kami selalu berikan semampu kami dan tidak ada yang suka kalah di laga Liga Champions. Saya sudah bilang jika kami mendukung pelatih, ini hanya masa yang buruk saja untuk kami semua.”

“Dia akan memutuskan apa yang akan ia lakukan selanjutnya, tapi kami akan selalu berjuang untuk Roma dan untuk semua staf juga.”

Perotti ikut membahas masalah VAR yang sebelumnya sudah diprotes oleh beberapa pemain Roma. Ia ikut kecewa pada wasit yang tidak mau menggunakan VAR saat terjadi insiden yang melibatkan Patrik Schick tersebut.

“Kalian memang harus tanya ke wasit itu sendiri. Apa yang membuat saya kecewa adalah; dia bahkan tidak mau melihat rekaman insiden tersebut melalui VAR. Kalau teknologinya tersedia, ya seharusnya dipergunakanlah,” pungkasnya.