Fakta-fakta yang Terjadi Selama Drama 5 Gol Semifinal Liga Champions Villarreal vs Liverpool

Liverpool lolos ke final Liga Champions untuk ketiga kalinya dalam kurun lima tahun terakhir, setelah menang 2-3 (agregat 2-5) atas tim Spanyol yang keras kepala, Villarreal. Inilah fakta-fakta yang terjadi dalam drama lima gol, tadi malam.

  • Gol Sadio Mane pada menit 74 tadi malam melontarkan sang bintang Senegal sebagai top skor Liga Champions asal benua Afrika untuk tahap sistem gugur kompetisi.
  • Mane dengan koleksi 15 gol saat ini sukses menyingkirkan Didier Drogba (14).
  • Pemain No 10 Reds itu juga menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi asal klub Liga Inggris dengan 15 gol, sama banyaknya dengan Frank Lampard (Chelsea), satu lebih banyak daripada Wayne Rooney (14, Man Utd).
  • Laga diwarnai dua babak yang kontras. Pada paruh pertama permainan tempo cepat dan gol cepat saat laga belum lagi melewati menit keempat dari Villarreal, disusul oleh satu gol lain jelang turun minum.
  • Tapi setelah hanya mencatatkan dua percobaan gol selama babak pertama, Liverpool berubah menjadi monster pada paruh kedua dengan 13 percobaan gol, lima serangan on target ke gawang Geronimo Rulli, dengan tiga berubah menjadi gol.
  • Berturut-turut ketiga gol Reds itu datang dari Fabinho (assist oleh Mo Salah), Luis Diaz (assist Trent Alexander-Arnold) dan Mane (assist oleh Naby Keita).
  • Dalam tiga menit terakhir pertandingan, sesudah Francis Coquelin diusir untuk kartu kuning kedua, sebenarnya ada empat peluang emas datang dari pemain pengganti Jordan Henderson, Salah, Diaz, tapi seluruhnya gagal diubah menjadi gol.
  • Gol ketiga oleh Mane terjadi saat Geronimo Rulli sang kiper maju ke depan guna menangkap bola, tapi kalah cepat dari sang bintang Senegal yang kalem dan rileks dalam mengendalikan bola.
  • Gol kedua oleh Luis Diaz terjadi saat ia menyambut crossing Alexander-Arnold dengan sundulan kepala, membentur kaki Rulli dan GOL!
  • Rulli asal Argentina bukanlah kiper utama Si Kapalselam Kuning. Kiper dengan nomor punggung 1 adalah Sergio Asenjo, asal Spanyol dan berusia 32 tahun. Entah mengapa Unai Emery memilih kiper kedua terbaik untuk partai sepenting semifinal Liga Champions.
  • Sudah 139 gol di semua kompetisi dilesakkan pada pemain Reds musim 2021/22 ini, sudah lebih banyak daripada musim paling produktif mereka sebelum ini, 1985/86. Padahal masih enam laga lagi tersisa, empat di Liga Inggris, satu di final Piala FA melawan Chelsea dan satu final Liga Champions pada 29 Mei.
AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaLolos Final Liga Champions Akan Menolong Citra Buruk Unai Emery di Jagat Bola Inggris
SelanjutnyaMan Utd Tawarkan Telles & McTominay ke Barcelona Demi Ditukar Duo Belanda Ini