Final Liga Champions Ditunda Semenit Mengenang Jose Antonio Reyes

Final Liga Champions Ditunda Semenit Mengenang Jose Antonio Reyes

Final Liga Champions beberapa jam lagi akan ditunda semenit guna mengenang kematian Jose Antonio Reyes beberapa jam lalu.

Pertandingan Tottenham Hotspur vs Liverpool di Estadion Wanda Metropolitano pada Minggu (2/6) dinihari akan dimulai satu menit terlambat karena akan ada satu menit mengheningkan cipta guna mengenang kepergian Jose Antonio Reyes yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Seville, sisi selatan negeri Spanyol.

Keputusan ini diambil oleh UEFA selaku pemilik acara final Liga Champions setelah mendengar perihal kabar dukacita kematian pemain berusia 35 tahun, Jose Antonio Reyes, dalam sebuah kecelakaan mobil di jalan tol di luar kota Sevilla pada Sabtu tengah hari waktu Spanyol.

Mantan pemain Real Madrid, Arsenal dan Sevilla itu meninggal dunia usai mobil yang dikendarainya tergelincir keluar jalan tol A-376 yang membentang antara kota Seville dan kota satelit Utrera di sisi tenggara kota tersebut. Hal ini dilaporkan media-media lokal setempat dan sejumlah netizen yang melihat langsung peristiwa kecelakaan tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

UEFA mengumumkan di situsnya bahwa mereka akan mengadakan satu menit mengheningkan cipta guna mengenang Jose Antonio Reyes. Pengumuman ini disertai foto saat sang pemain memegang trofi Liga Europa saat memenangkannya bersama Sevilla beberapa tahun lalu.

Masih menurut keterangan UEFA, Reyes adalah satu-satunya pemain yang memenangkan trofi Liga Europa itu sebanyak lima kali. Tiga bersama Sevilla di bawah asuhan Unai Emery, yang kini menjadi pelatih di Arsenal, dan dua kali bersama ATletico Madrid pada tahun 2010 dan 2012.

Bakatnya, kecepatan lari dan umpan-umpannya yang akurat tidak luput dari pengamatan para pemandu bakat Arsenal yang kemudian memboyongnya dari Sevilla ke Inggris pada tahun 2004 atau 2005. Ia termasuk dalam tim invicibles The Gunners yang memenangkan trofi juara Liga Inggris tanpa satu kalipun kalah.

Tapi ia tidak betah di Inggris dan Arsene Wenger kemudian meminjamkannya selama satu musim terakhir ke Real Madrid. Musim berikutnya ia menyeberang ke Atletico Madrid di mana ia membantu mereka meraih dua trofi Liga Europa tersebut.