Final Sesama Inggris di Liga Champions dan Liga Europa Jelek Efeknya

Final Sesama Inggris di Liga Champions dan Liga Europa Jelek Efeknya

Bagaimana jika terjadi final sesama Inggris bukan saja di Liga Champions tapi juga Liga Europa? Oh itu berdampak sangat buruk untuk Liga Inggris. Begini ceritanya.

Tottenham Hotspur berhasil memaksakan final sesama Inggris di Liga Champions setelah bangkit dari ketertinggalan 3-0 saat turun minum leg kedua di Amsterdam Arena hari Kamis (9/5) dengan tiga gol Lucas Moura, menjadikan skor agregat 3-3 dan Spurs lolos ke final berkat agresifitas gol tandang.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Ini merupakan adegan yang menyayat hati di kandang Ajax Amsterdam. Mereka terlihat sebagai favorit untuk lolos ke final. Bahkan setelah dua gol Lucas Moura di awal babak kedua pun, mereka masih dijagokan lolos dengan skor agregat 3-2 dan pertandingan kemudian memasuki menit 90. Seluruh stadion riuh oleh kemungkinan raksasa Belanda itu lolos ke final kompetisi Eropa.

Tapi extra time lima menit yang diberikan wasit asal Jerman, Felix Zwayer (dan kemudian faktanya menjadi tujuh menit) terbukti menjadi bencana bagi Ajax Amsterdam. Pada menit kelima perpanjangan waktu tersebut Lucas Moura mencetak gol ketiganya yang menjadikan skor agregat 3-3. Seluruh pemain Tottenham pun tumpah ruah merayakan kemenangan dengan dua menit laga tersisa.

Besok ada dua pertandingan leg kedua semi final Liga Europa dengan potensial terjadi final sesama Inggris lagi. Arsenal sudah unggul agregat 3-0 atas Valencia, sementara Chelsea masih tertahan 1-1 lawan Eintracht Frankfurt. Namun jangan berharap akan terjadi final sesama Inggris di Liga Europa karena hal itu akan berdampak buruk bagi Liga Inggris.

Aturan UEFA mengatakan, hanya lima tim dari satu asosiasi atau negara yang diizinkan bermain di Liga Champions dalam satu musim. Dengan satu jatah sudah pasti diisi Inggris karena final sesama Inggris di Liga Champions, tersisa empat lagi. Jika final Liga Europa diisi dua tim Inggris maka jatah dari Premier League cuma tiga. Itu berarti urutan keempat klasemen Liga Inggris yang biasanya lolos ke Champions League meski melalui play-off akan terlempar ke kompetisi kasta keduanya.

Jika melihat posisi hari ini urutan empat besar klasemen Liga Inggris adalah:

  • Manchester City
  • Liverpool
  • Chelsea
  • Tottenham Hotspur

Katakanlah keempatnya tetap dalam urutan seperti itu sampai akhir musim maka Manchester City, Liverpool dan Chelsea lolos ke Champions League musim depan, namun Spurs tidak. Akan sangat menarik jika Spurs sampai gagal juara di final karena itu berarti mereka finalis dan gagal lolos ke Liga Champions musim berikutnya.

Dengan Liga Inggris menyelesaikan musim sebelum final kompetisi Eropa terjadi anak-anak Mauricio Pochettino bisa memastikan target di final, apakah harus juara agar merebut satu tiket musim depan atau kalah di final pun tidak apa-apa karena sudah memastikan posisi tiga besar di Premier League.