Format Baru Liga Champions Berubah, Ini Penjelasan Jumlah Tim & Struktur Turnamen

Gilabola.com – Pasca pengumuman Liga Super Eropa yang melibatkan 12 klub terbesar di Eropa membentuk liga yang memisahkan diri, UEFA kemudian mengumumkan reformasi mereka sendiri atas Liga Champions yang ada.

Ada beberapa perubahan baik dalam jumlah tim maupun struktur kompetisi, namun proses perubahan ini tidak dilakukan secara langsung pada musim mendatang untuk memungkinkan tim-tim anggota mulai memahami dan menyesuaikan diri dengan format baru Liga Champions.

Berikut kami rangkum berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang format baru Liga Champions yang disiapkan UEFA :

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Jumlah Klub Peserta 

Jumlah tim yang terlibat akan ditingkatkan dari 32 klub menjadi 36 klub di Liga Champions format baru.

Waktu Perubahan Format Baru

Format baru Liga Champions tersebut diharapkan dapat diterapkan pada awal musim 2024/2025, jadi belum akan dimulai pada musim mendatang.

Struktur Baru Liga Champions

Selain peningkatan peserta dari 32 tim menjadi 36 tim, perubahan terbesar adalah penyisihan grup pada dasarnya akan dihapus, diganti dengan satu babak liga yang mencakup semua tim yang berpartisipasi. Laga juga akan dimainkan pada hari Kamis, bukan pada hari Selasa dan Rabu.

Setiap klub yang berpartisipasi akan tampil dalam minimal 10 pertandingan tahap liga melawan 10 lawan yang berbeda (lima pertandingan kandang dan lima tandang), bukan enam pertandingan biasa melawan tiga tim yang sama dalam satu grup.

Delapan tim teratas kemudian secara otomatis akan lolos ke babak sistem gugur, dengan tim-tim yang finish di urutan kesembilan hingga ke-24 berhadapan dalam pertandingan play-off dua leg untuk maju ke babak 16 besar kompetisi.

Perubahan ini juga akan dilakukan untuk Liga Europa (delapan pertandingan di tahap awal liga), serta Liga Konferensi Eropa baru yang akan memulai musim perdananya nanti pada tahun 2021 dengan ada enam pertandingan yang dimainkan.

Dampak Liga Super Eropa

Karena rencana baru untuk Liga Super Eropa melibatkan dua belas “klub pendiri” yang merupakan klub-klub elit Liga Champions yang meliputi Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Tottenham Hotspyr, AC Milan, Inter Milan, Juventus, Atletico Madrid, Barcelona, ​​Real Madrid, maka tentu saja Liga Super Eropa secara efektif akan menghancurkan Liga Champions.

Tanpa klub paling elit di Eropa yang tampil di Liga Champions, kompetisi ini akan kehilangan daya pikat, prestise, dan gairah. Tak pelak rencana Liga Super eropa telah dikecam oleh sebagian besar dunia sepak bola termasuk para pakar, mantan pemain, penggemar, serta berbagai pihak penyelenggara liga.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO