Gol Neymar Detik Terakhir Perlihatkan Kelemahan Pertahanan Man Utd

Gilabola.com – Neymar sudah mirip Lionel Messi, musti turun sendiri menjemput bola sebelum mendistribusikan bola dan menjemputnya sendiri di depan gawang lawan untuk memastikan mereka menempati posisi teratas klasemen Grup H Liga Champions pada detik-detik terakhir laga di Manchester United.

Jam pertandingan sudah menunjukkan menit 90+1 saat Neymar mencuri bola di sisi kanan di setengah lapangan PSG sebelum mengumpan jauh ke rekan yang paling dipercayainya, Kylian Mbappe di sisi kiri lapangan. Sang striker Perancis itu menggiring bola mendekati kotak penalti Manchester United sebelum menyerahkan si bundar pada Rafinha (di punggungnya tertulis Rafael).

Dari sudut yang sempit dan sulit untuk menembus gawang David De Gea, Rafinha memutuskan memberi assist bagi Neymar yang berdiri bebas dan baru saja menggeser posisinya untuk mendapatkan ruang tembak. Berhasil. Lihat foto di atas. De Gea sudah terlanjur teralihkan perhatiannya pada Rafinha dan gagal menyetop tembakan Neymar pada menit 90+1 tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Perilaku Alex Telles Sangat Menjengkelkan

Perhatikan dalam cuplikan di atas, siapa pemain yang dicuri bolanya oleh Neymar? No 27 Alex Telles. Bukannya buru-buru mundur, sang pemain anyar asal Brasil itu malah lari joging di belakang Harry Maguire (No 5) dan Bruno Fernandes (No 18).

Channel Gilabola di Youtube

Sang kapten, Maguire, masih berusaha mencuri bola dari kaki Neymar tapi gagal. Ada delapan pemain outfield di setengah lapangan Paris Saint-Germain, menyisakan hanya Victor Lindeloef yang berusaha mengejar Mbappe. Maguire sepertinya terlalu maju ke depan dan tidak siap menghadapi kemungkinan serangan balik kilat seperti terjadi pada menit pertama injury time tersebut.

Yang paling menjengkelkan dari semua tentu saja gerak-gerik Alex Telles. Sementara Bruno Fernandes sudah duluan berlari ke belakang karena mencium adanya bahaya, sang bek Brasil tertinggal setengah lapangan saking lambannya!

Skor kemenangan PSG 1-3 di Old Trafford pada Kamis (3/12) dinihari menyebabkan finalis Liga Champions musim lalu itu merebut posisi puncak klasemen Grup H dengan keunggulan head-to-head atas Setan Merah. Berbeda dengan klasemen Liga Inggris yang mengandalkan selisih gol, klasemen di kompetisi Eropa mengasumsikan head-to-head sebagai penentu urutan klasemen.

RB Leipzig yang menang dramatis 3-4 di Istanbul Basaksehir beberapa jam lalu, Kamis dinihari, menempati urutan ketiga di bawah Setan Merah meski pun memiliki poin yang sama 9 karena – jika Anda masih ingat – dihabisi oleh pasukan Ole Gunnar Solskjaer dengan skor 5-0 pada akhir Oktober 2020.

Musuh-musuh Setan Merah akan sangat senang menyaksikan cuplikan gol Neymar di atas, tidak sabar mempraktekkan taktik permainan yang sama seperti PSG untuk mencuri poin. Manchester United akan tandang ke West Ham United pada akhir pekan ini (6/12) sebelum tandang ke Jerman untuk menantang RB Leipzig tengah pekan depan (9/12) dan menghadapi Derby Manchester pada 13 Desember.

AHABET
AHABET