Gol Tak Sengaja De Bruyne dan Pagar Bolong Kimpembe dan Paredes Penyebab Man City Menang di PSG

Gila Bola – Pertandingan Liga Champions di PSG berakhir secara aneh setelah Kevin de Bruyne mencetak gol tidak sengaja dan pagar bolong Presnel Kimpembe serta Leandro Paredes menyebabkan Manchester City mencetak dua gol tandang, Kamis dinihari 29 April 2021.

Anda harus melihat rekaman pertandingan semi final Champions League di PSG, Kamis dinihari. Pada menit 64 dari luar kotak penalti Kevin de Bruyne melontarkan sebuah bola lambung ke depan gawang. Tidak terlihat berbahaya dan tidak pula keras. Tapi perhatian kiper Keylor Navas teralihkan pada gerakan John Stones yang berlari masuk, berharap bola disepak ke sisi kanan gawang.Β Bek Inggris itu gagal mencapai bola dan sepakan gelandang Belgia tadi masuk di dekat tiang kiri gawang Paris Saint-Germain. Skor pun berubah 1-1.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Dan sementara PSG masih mencari gol kemenangan, justru mereka dikejutkan oleh gol tendangan bebas dari Riyad Mahrez. Pemain Aljazair itu sengaja menyepak bola di antara dua pemain lawan, meloloskan si bundar secara akurat di antara Presnel Kimpembe dan Leandro Paredes, dengan Navas sepertinya terhalangi pandangannya, sebelum terkejut pada saat terakhir coba meraih bola di sisi kanannya tapi gagal. Terlanjur melesat ke dalam gawang. Skor berubah 1-2 bagi keunggulan skuad Pep Guardiola yang kini memiliki dua gol tandang yang sangat penting jelang leg kedua pekan depan.

Anda bisa melihat foto di atas, saat bola sepakan Mahrez melesat di celah antara Kimpembe dan Paredes. Tapi kehadiran dua pemain City yang berdiri menghalangi pandangan kedua pemain PSG tersebut untuk tendangan bebas ini juga banyak jasanya. Siapakah dua pemain itu, Anda tahu?

Sebelumnya, pada babak pertama kapten Marquinhos berhasil menyundul tipis sepak pojok dari Angel di Maria ke tiang jauh gawang Ederson untuk membawa PSG unggul lebih dulu.

Dua babak pertandingan di Parc des Princes ini berlangsung dengan gaya berbeda. Untuk kedua babak, City sama-sama dominan dalam penguasaan bola. Bedanya adalah, jika pada separuh pertama laga PSG mampu mencatatkan sembilan peluang gol dan empat sepakan tepat sasaran dengan memaksa skuad Guardiola puas dengan dua saja shots on target, maka dalam babak kedua sebaliknya yang terjadi.

Untuk 45 menit kedua laga leg pertama semi final di Paris ini City menaikkan dominasi bola mereka menjadi 63%, menciptakan enam peluang gol dan mencatatkan empat tembakan on target, berbanding nihil shot on target dari pihak pasukan Mauricio Pochettino.