Gol Timnya Dipertanyakan, Conceicao Klaim Porto Malah Harusnya Menang Lebih Besar

Manajer FC Porto Sergio Conceicao menegaskan timnya malahan layak menang dengan selisih gol yang jauh lebih besar daripada hanya 1-0 melawan Milan di Liga Champions ketika gol mereka banyak dipertanyakan keabsahannya.

Porto meraih kemenangan perdana mereka di Grup B ketika mereka berhasil mengalahkan AC Milan dengan skor tipis 1-0 di Dragao pada Rabu (20/10) dini hari WIB dalam matchday ketiga babak penyisihan grup mereka.

Sayangnya bahwa gol kemenangan tuan rumah memang banyak dipertanyakan lantaran dianggap kontroversi ketika Mehdi Taremi dinilai melakukan pelanggaran pada Ismael Bennacer sebelum terciptanya gol Luis Diaz menit ke-64.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Menurut penilaian mantan wasit Italia dan FIFA Graziano Cesari, gol kemenangan Porto memang harusnya dianulir Felix Brych dan VAR lantaran Mehdi Taremi mengganggu dan menjatuhkan Ismael Bennacer sebelum gol Luis Diaz, tapi Sergio Conceicao tak peduli.

Mengingat bahwa timnya memiliki 53 persen penguasaan bola dan 20 tembakan ke gawang berbanding hanya empat tembakan untuk tim tamu, manajer yang pernah bermain di Serie A bersama Inter, Lazio dan Parma itu menegaskan bahwa timnya malah layak menang dengan skor lebih besar atas Rossoneri.

“Saya harus memuji tim saya, karena mereka memainkan pertandingan yang luar biasa,” kata Sergio Conceicao dalam konferensi persnya pasca pertandingan. “Tidak ada strategi yang bisa berhasil jika tidak memiliki unsur lain dalam pertandingan seperti sikap agresif. Saya pikir ini pertama kalinya Milan gagal mencetak gol musim ini dan itu berarti banyak. Namun, kemenangan kami tidak sempurna, karena kami pantas memenangkan ini dengan selisih yang jauh lebih besar daripada hanya sekedar 1-0.”

Berkat hasil ini FC Porto sekarang berada di urutan ketiga klasemen dengan empat angka dari tiga laga, setara dengan Atletico Madrid di posisi kedua, sedangkan AC Milan berada di dasar klasemen usai kalah di semua pertandingan mereka.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO