Guardiola Pilih Bertahan di Manchester City Tapi Khawatirkan Para Pemain

Guardiola Pilih Bertahan di Manchester City Tapi Khawatirkan Para Pemain

Pep Guardiola pilih bertahan di Manchester City usai mendengar hukuman larangan bermain di Liga Champions dan Liga Europa selama dua musim ke depan, tapi ia mengkhawatirkan para pemain.

Sabtu kelabu membayangi Manchester City setelah pengumuman dari UEFA melarang partisipasi klub bertajuk The Skyblues itu bermain dalam kompetisi Eropa, baik di Liga Champions maupun Liga Europa, selama dua musim ke depan.

Hukuman itu dijatuhkan oleh UEFA karena “pelanggaran serius” terhadap aturan Financial Fair Play, yakni aturan yang melarang klub-klub di bawah otoritas sepak bola Eropa itu untuk mengeluarkan dana lebih besar daripada pemasukan. Sebuah laporan dari Der Spiegel, sebuah majalah Jerman yang prestisius, memperlihatkan Manchester City mengubah angka-angka sponsorship guna memberi celah masuknya duit sang pemilik asal Qatar, demi melakukan pembelian sejumlah pemain bintang.

Usai pengumuman hukuman Manchester City pada Sabtu dinihari itu, muncul rumor bahwa Pep Guardiola mungkin akan memilih pindah daripada dua tahun tak bisa berpartisipasi di sepak bola Eropa. Tapi kabar itu sudah terbantahkan hanya selang beberapa jam kemudian.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sebuah sumber seperti dikutip ESPN mengatakan bahwa Guardiola pilih bertahan di Manchester City namun mengkhawatirkan nasib para pemain di Etihad. Dua tahun adalah masa yang cukup lama menurut ukuran para pemain, yang rata-rata hanya memiliki masa bermain sampai usia 30-an tahun saja. Berarti sekitar 12-13 tahun saja mencari uang di atas lapangan hijau, dihitung sejak usia 17 tahun.

Liga Champions adalah kompetisi paling populer di muka bumi. Bagi para pemain The Citizens yang sedang dalam usia emas, 22-25 tahun, dua tahun absen dari sepak bola Eropa sama saja menghilangkan nama mereka dari peredaran dan itu sama saja dengan mengakhiri karir bola lebih awal. Jadi kemungkinan besar para pemain pada rentang usai ini akan memilih pergi dari Etihad.

Para pemain yang sudah di kisaran 30 tahun peluangnya 50:50 antara pergi dan bertahan. Sejumlah pemain seperti Sergio Aguero mungkin memiliki tempat lain untuk pergi: Barcelona. Lionel Messi yang merupakan sahabat baiknya pasti akan mendesak manajemen Blaugrana untuk menarik masuk Aguero. Sementara itu mereka yang sudah berusia di atas 30 tahun mungkin mencoba untuk setia. Tidak banyak pilihan di luar, selain gaji yang lebih kecil. Jadi kemungkinan besar pemain-pemain tua akan bertahan atas nama “kesetiaan”.