Guardiola Tantang Pemain Manchester City Buktikan Dirinya Salah

Guardiola Tantang Pemain Manchester City Buktikan Dirinya Salah

Gilabola.com – Guardiola tantang para pemain Manchester City buktikan dirinya salah jelang laga Liga Champions melawan Atalanta besok.

Pep Guardiola dilaporkan Independent telah menantang para pemain Manchester City untuk membuktikan jika dirinya salah. Ia menantang para pemain menunjukkan jika mereka cukup kuat secara mental untuk memenangkan Liga Champions musim ini.

Setelah laga kemenangan skor 2-0 melawan Crystal Palace, sang manajer menilai jika Juara Liga Premier The Sky Blues tidak siap untuk jadi juara di Eropa musim ini. Ia dan timnya akan mengambil langkah besar menuju kualifikasi jika sanggup mengalahkan Atalanta di Stadion Etihad malam ini sebelum kembali pertandingan lain di Italia dalam dua minggu berikutnya.

Tim Pep masih menjadi yang paling difavoritkan menguasai Grup C saat kelemahan lini bertahan mereka mulai berkurang dengan diperkuat Kyle Walker, Nicolas Otamendi dan John Stones. Meski begitu Pep, yang frustrasi dalam usahanya untuk merebut kembali Piala Eropa sejak memenangkan untuk kedua kalinya dengan Barcelona di tahun 2011, ingin para pemain untuk lebih tangguh lagi ketika mendapatkan tekanan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

The Sky Blues dinilai Pep masih kekurangan jumlah gol dan percaya jika mereka harus lebih baik lagi di lini bertahan serta lebih klinis lagi di lini depan. Masalah mentalitas menjadi fokus perhatian sang manajer dan ia ingin para pemain membuktikan jika keraguannya salah.

Guardiola ingin menyerang dan bertahan bisa seimbang

“Terkadang kualifikasi tergantung pada penyelamatan yang dilakukan oleh Ederson,” ujar Pep. “Margin kecil yang bisa memberikan perbedaan. Saya sangat percaya jika situasi ini adalah tentang mentalitas para pemain saja saat kami bertanding.”

“Kami sejauh ini masih cukup baik, kami masih cukup kuat. Kami percaya itu. Pada saat Anda memainkan pertandingan ini, Anda bertanding dengan rasa percaya kalau kami akan bertahan dengan sangat baik.”

“Pada saat Anda bertanding dengan baik, Anda tidak sering bertahan saja (lebih banyak menyerang). Kami sekarang harus berpikir, untuk mengetahui kapan keadaan berbahaya saat bertanding. Ketika kita berbicara tentang memperbaiki kemampuan bertahan di kotak sendiri, hal itu selalu mengenai pertahanan tetapi tentang bermain di depan juga (lebih tajam saat menyerang dan menciptakan gol),” pungkasnya.