Hanya Andalkan Satu Senjata Rahasia, Mampukah Liverpool Gulingkan Les Parisiens?

Gilabola.com – Liverpool kini sedang berada di ujung tanduk. Menjelang laga leg kedua perempat final Liga Champions pada Rabu dini hari nanti, tim asal Merseyside ini harus memutar otak untuk mengejar defisit dua gol dari raksasa Prancis, Paris Saint Germain.

Tugasnya berat, tapi Liverpool punya satu senjata rahasia yang tidak dimiliki tim lain: Stadion Anfield.

Atmosfer yang Bisa Meruntuhkan Mental Lawan

Sudah bukan rahasia lagi kalau bermain di Anfield seringkali memberikan suntikan tenaga yang luar biasa bagi para pemain Liverpool. Suasana stadion saat suporter sedang bergemuruh di puncaknya terbukti berkali kali membuat tim tamu merasa tertekan dan sulit mengembangkan permainan.

Pelatih Arne Slot sadar betul akan hal ini. Ia sangat berharap suporter bisa menciptakan “neraka” bagi sang juara bertahan. Liverpool memang sedang tampil naik turun musim ini, namun sejarah membuktikan bahwa dukungan total dari tribun bisa mengubah hasil pertandingan yang mustahil sekalipun. Musim ini saja, mereka pernah menghajar Galatasaray 4-0 di kandang setelah sempat tertinggal di leg pertama.

Sejarah Panjang Kebangkitan Sang Merah

Anfield dan aksi comeback adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Sejarah mencatat momen ikonik pada tahun 1977 saat Liverpool membalikkan keadaan melawan Saint Etienne.

Bahkan, penelitian dari University of Liverpool pernah mengungkap hal yang mencengangkan. Saat Liverpool menang telak 5-1 atas Tottenham musim lalu, getaran suara suporter tercatat mencapai 1,74 skala Richter. Energi dari tribun benar benar mampu membuat tanah bergetar secara harfiah.

Kita tentu tidak bisa lupa dengan semifinal tahun 2005 melawan Chelsea. Jose Mourinho, yang saat itu melatih Chelsea, sampai mengakui bahwa kebisingan luar biasa dari pendukung Liverpool seolah olah membantu bola masuk ke gawang.

Namun, yang paling melekat di ingatan tentu saja laga kontra Barcelona tahun 2019. Setelah dihajar 0-3 di leg pertama, Liverpool mengamuk di Anfield dengan kemenangan 4-0. Lionel Messi dan kawan kawan dibuat tidak berdaya oleh tekanan yang tidak berhenti sepanjang laga.

PSG Tidak Ingin Lengah

Luis Enrique, juru taktik PSG, bukannya tidak tahu soal keangkeran Anfield. Ia paham betul betapa sulitnya menjaga fokus di stadion tersebut. PSG memang datang membawa modal berharga lewat gol Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia di pertemuan pertama, namun mereka tetap waspada. Apalagi musim lalu mereka pernah menyingkirkan Liverpool di tempat yang sama melalui drama adu penalti.

Bagi Arne Slot, tidak ada pilihan lain selain tampil habis habisan. Ia menegaskan bahwa timnya harus naik level jika ingin tetap menjaga mimpi meraih trofi tetap hidup. Peran suporter akan menjadi kuncinya; mereka harus bersinergi untuk menciptakan malam yang tak terlupakan bagi PSG dan malam yang ajaib bagi Liverpool.