
Sporting CP mencatatkan kebangkitan luar biasa dalam sejarah Liga Champions setelah menghancurkan Bodø/Glimt dengan skor 5-0 melalui babak tambahan waktu di Estádio José Alvalade, Rabu dini hari WIB. Hasil ini memastikan mereka melangkah ke babak perempat final.
Pada leg pertama, Bodø/Glimt sempat unggul 3-0 di kandang sendiri, membuat mereka hampir memastikan satu tempat di delapan besar—fase yang sebelumnya hanya pernah dicapai oleh satu tim asal Norwegia.
Namun, situasi berbalik drastis di leg kedua. Sporting tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka membuka keunggulan sekitar menit ke-34 dan berhasil menyamakan agregat menjadi 3-3 hingga akhir waktu normal 90 menit, sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Momentum sepenuhnya berada di tangan Sporting. Mereka dengan cepat menuntaskan comeback di awal extra time sebelum memastikan kemenangan telak di penghujung laga. Keberhasilan ini menjadikan mereka sebagai tim kelima dalam sejarah Liga Champions yang mampu membalikkan defisit tiga gol atau lebih dari leg pertama.
Dengan hasil tersebut, Sporting memastikan diri tampil di babak perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya.
Gol Pembuka dan Dominasi Sejak Awal
Sporting membutuhkan waktu untuk mencetak gol pertama, namun keunggulan mereka akhirnya datang pada menit ke-34. Gonçalo Inácio menyundul bola hasil sepak pojok Francisco Trincão dan membawa tuan rumah unggul.
Meski sempat mendapat ancaman menjelang turun minum melalui sundulan Odin Bjørtuft yang dua kali mengenai mistar gawang, Sporting tetap mampu mempertahankan keunggulan.
Sepanjang babak pertama, mereka mencatatkan 15 percobaan tembakan—jumlah yang menyamai rekor percobaan terbanyak di paruh pertama oleh tim di luar lima liga top Eropa.
Gol Beruntun dan Penyeimbang Agregat
Dominasi Sporting berlanjut setelah jeda. Tekanan terus diberikan hingga akhirnya gol kedua tercipta sekitar menit ke-60.
Geny Catamo mengirim umpan matang kepada Luis Suárez yang kemudian mengalirkannya ke tengah gawang untuk diselesaikan dengan mudah oleh Pote.
Tak lama kemudian, Suárez mencetak gol dari titik penalti setelah wasit menilai Fredrik Bjørkan melakukan handball saat mencoba menghalau umpan silang Iván Fresneda. Gol tersebut menyamakan agregat menjadi 3-3.
Sporting sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol keempat di waktu normal. Mereka mencatat total 33 percobaan tembakan, menjadi catatan kedua terbanyak bagi klub Portugal di Liga Champions (tanpa menghitung extra time). Namun, skor tetap bertahan sehingga laga dilanjutkan ke babak tambahan.
Penyelesaian Sempurna di Extra Time
Babak tambahan baru berjalan kurang dari dua menit ketika Sporting akhirnya unggul secara agregat. Trincão kembali berperan dengan memberikan bola kepada Maxi Araújo yang melepaskan tembakan kaki kiri dan menaklukkan Nikita Haikin di tiang dekat.
Gol tersebut memicu euforia besar di bangku cadangan dan tribun stadion.
Bodø/Glimt tidak mampu memberikan respons berarti setelah tertinggal. Sporting kemudian memastikan kemenangan dengan gol kelima di akhir pertandingan. Rafael Nel mencetak gol dari jarak dekat pada debutnya di Liga Champions, sekaligus menutup laga dengan kemenangan telak.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!