Hasil Man United di Liga Champions Tadi Malam: Blunder Wan-Bissaka Bikin Setan Merah Kalah!

Gilabola.com – Injakan Aaron Wan-Bissaka ke pergelangan kaki pemain Young Boys berharga sangat mahal. Main 10 orang saja menyebabkan Manchester United gagal melepaskan satu pun percobaan gol dan malah kebobolan dua gol pada paruh kedua laga Liga Champions, Rabu dinihari (15/9).

Cristiano Ronaldo membawa Setan Merah unggul lebih dulu pada menit 13 setelah menyambar assist panjang Bruno Fernandes dari sisi kiri lapangan. Umpan itu memantul di lapangan dua kali sebelum dibelokkan secara mudah oleh CR7 ke gawang David van Ballmoos.

Namun dalam sebuah aksi pada menit 33, Wan-Bissaka salah mengendalikan bola dan si bundar berlari terlalu kencang dan berhasil dijemput lebih dulu oleh pemain No 35, Cristopher Martins. Kaki bek kanan mantan pemain Crystal Palace itu kemudian menginjak pergelangan kaki sang pemain Young Boys menyebabkannya berguling kesakitan. Lihat foto di atas.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Wasit kemudian mengibaskan kartu merah, sebuah keputusan yang akan dirasa terlalu kejam untuk Wan-Bissaka. Manajer tim Ole Gunnar Solskjaer kemudian mengambil keputusan menurunkan Diogo Dalot, pemain Portugal untuk menggantikan posisi kosong yang ditinggalkan Wan-Bissaka. Siapa yang jadi korban dari pergantian itu? Jadon Sancho.

Mantan bintang Borussia Dortmund itu akan sangat jengkel dengan Wan-Bissaka karena peristiwa kartu merah itu menyebabkan ia belum kunjung bisa menyelesaikan 90 menit pertandingan bersama Manchester United. Dua laga pertama bersama Setan Merah, kemenangan 5-1 atas Leeds dan skor 1-1 di Southamton di ajang Liga Inggris, ia turun sebagai pemain pengganti.

Dua laga berikutnya Sancho memang turun sebagai starter, yakni dalam kemenangan 0-1 di Wolves dan kemenangan 4-1 atas Newcastle, tapi tanpa gol. Kini dalam peluang pertamanya bermain 90 menit dan di ajang yang sangat terhormat seperti Liga Champions, gagal karena sebuah blunder dari pemain Setan Merah No 29 tersebut.

Strategi permainan langsung berubah drastis. Pada paruh pertama Red Devils masih mendominasi laga dengan 59 persen dan mencetak gol lebih dulu melalui Cristiano Ronaldo dengan assist dari Bruno Fernandes. Namun babak kedua dimulai dengan dominasi oleh tuan rumah Young Boys saat tim Swiss itu mencari gol penyama kedudukan.

Penguasaan bola mencapai 62 persen oleh Young Boys, plus tujuh percobaan gol dan satu tepat sasaran ke gawang David De Gea terbukti mematikan melalui gol Moumi Ngamaleu menit 66. Skor sama kuat 1-1! Tidak cukup hanya satu, gol kedua terjadi pada masa injury time dan tiga poin pun melayang dari tangan Setan Merah.

Solskjaer berusaha menyelamatkan timnya dengan memasukkan Jesse Lingard guna menggantikan Ronaldo, selain Nemanja Matic guna mengisi posisi Bruno, ditambah Anthony Martial menggantikan Fred. Tapi tidak ada gol tambahan.

Padahal Red Devils berusaha mengulangi tragedi tersingkir keluar dari penyisihan grup Liga Champions seperti terjadi musim lalu, saat mereka menang di kandang PSG dan menang 5-0 atas Leipzig, tapi cuma menduduki urutan ketiga klasemen.

Skuad Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan disebut-sebut tim Premier League yang paling beruntung di Liga Champions setelah satu kelompok dengan Atalanta, Villarreal dan Young Boys. Tapi sepertinya hal itu tidak terjadi, setidaknya usai matchday pertama ini.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO