Hat-trick Alexander Sørloth Bawa Atletico Madrid Singkirkan Wakil Belgia di Playoff Liga Champions

Atlético Madrid memastikan tiket ke fase gugur Liga Champions setelah menang telak dengan skor 4-1 (agregat 7-4) atas Club Brugge dalam laga leg kedua playoff yang digelar di Estadio Civitas Metropolitano, Rabu (25/2) dinihari.

Alexander Sørloth menjadi pahlawan tuan rumah lewat tiga gol yang menentukan arah pertandingan.

Sejak awal, tuan rumah bermain dengan tempo tinggi dan memberikan telakanan yang konsisten membuat Club Brugge kesulitan di area pertahanan mereka sendiri.

Gol pembuka Atleti datang pada menit ke-23. Sørloth menerima bola di sisi kiri kotak penalti dan melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya yang tak mampu dijangkau oleh kiper lawan. Assist tercatat atas nama Jan Oblak, sebuah kontribusi assist yang jarang terjadi dari seorang penjaga gawang!

Tim tamu sempat merespons sebelum turun minum saat menit ke-38, Joel Ordóñez berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan jarak dekat memanfaatkan situasi sepak pojok lewat bola kiriman Brandon Mechele. Gol balasan tersebut sempat mengubah ritme pertandingan dan memberi harapan bagi tim tamu.

Namun ternyata momentum tersebut tidak bertahan lama.

Respons Cepat Atleti Usai Jeda

Babak kedua baru berjalan tiga menit saat Atlético Madrid kembali memimpin di papan skor. Johnny Cardoso melepaskan tembakan keras kaki kanan dari luar kotak penalti pada menit ke-48. Bola melesat ke sudut kiri gawang dan lkembali menjebol gawang tim tamu, tuan rumah kembali unggul, skor 2-1.

Atlético tapak lebih tenang dalam mampu mengontrol permainan, sementara Club Brugge mulai kehilangan strategi saat mencoba mengejar ketertinggalan.

Pada menit ke-76, Sørloth akhirnya mencetak gol keduanya. Ia menyambar bola di tengah kotak penalti dan mengarahkan bola ke pojok kanan atas gawang. Gol tersebut memperlebar jarak, skor 3-1 dan otomatis langsung menurunkan mental tim tamu.

Sørloth menyempurnakan aksinya di laga ini pada menit ke-87. Saat itu umpan silang Matteo Ruggeri dari situasi sepak pojok disambut dengan tendangan dari jarak dekatyang kembali mengoyak gawang di sudut kanan atas. Hat-trick itu memastikan skor akhir 4-1 sekaligus mengunci tiket ke fase knock-out bagi Atlético.

Efektivitas Jadi Pembeda

Dilihat dari penguasaan bola, Club Brugge sebenarnya lebih unggul sedikit dengan 55 persen berbanding 45 persen dari yang dihasilkan oleh Atlético. Namun efektivitas menjadi pembeda utama.

Dari 14 percobaan tuan rumah Atleti, lima di antaranya tepat sasaran dan menghasilkan empat gol. Sementara tim tamu melepaskan 11 tembakan, tetapi tidak cukup tajam untuk bisa mengimbangi produktivitas tuan rumah.

Sørloth kini mencatatkan total lima gol dari sembilan pertandingan Liga Champions musim ini. Kontribusinya di laga penentuan mempertegas perannya dalam skema serangan tim bagi Los Rojiblancos.

Kemenangan ini juga menunjukkan kemampuan Atlético dalam menghadapi laga dengan intensitas tekanan tinggi. Ketika penguasaan bola tidak sepenuhnya mereka kuasai, anak asuh Diego Simeone tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan lewat penyelesaian akhir yang klinis dan respons cepat setelah kebobolan. Jika mereka di fase gugur seperti ini, efisiensi kerap lebih menentukan daripada dominasi statistik.

Wasit akhirnya meniup peluit panjang mengakhiri jalannya laga setelah waktu tambahan usai. Di Metropolitano, Atlético tidak hanya menang besar, tetapi juga menunjukkan kematangan yang dibutuhkan untuk melangkah lebih jauh.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!