Inter Lawan Liverpool di Liga Champions, Denzel Dumfries Beri Respons

Bek kanan Inter Milan, Denzel Dumfries menegaskan tak masalah jika timnya harus bertemu Liverpool di babak 16 besar Liga Champions.

Raksasa Liga Italia bisa dikatakan menghadapi lawan yang tak mudah setelah di penyisihan grup. Pasalnya, Liverpool selama fase grup belum menyentuh kekalahan dalam 6 pertandingan.

Rival abadi Inter, AC Milan, disingkirkan oleh Liverpool di babak penyisihan grup. Sehingga membuat Denzel Dumfries berpotensi dikalahkan juga oleh klub sepak bola asal Merseyside tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Namun, pemain timnas sepak bola Belanda itu tak khawatir timnya melawan The Reds. Sebaliknya ia menegaskan jika Nerazzurri ingin mencapai sesuatu yang lebih, raksasa Liga Italia harus bisa mengalahkan tim asuhan Jurgen Klopp di babak 16 besar Liga Champions.

Ditanya soal Inter Milan menghadapi Liverpool oleh Algemeen Dagblad, Denzel Dumfries mengatakan tidak masalah. Bahkan ia heran jika jika klubnya diragukan melawan The Reds.

Menurutnya, jika ingin melangkah lebih jauh di Liga Champions kubu Inter Milan harus bisa mengalahkan semuanya, termasuk Liverpool.

Sebagai informasi, awalnya Denzel Dumfries dan kolega pada undian 16 besar Liga Champions seharusnya bertemu Ajax Amsterdam. Artinya, membuat sang pemain bisa kembali ke Belanda. Akan tetapi, semuanya gaga; terwujud karena adanya kesalahan teknis dan undian yang kedua membuat Nerazzurri bertemu The Reds.

Inter Milan saat ini menempati peringkat pertama klasemen Serie A 2021/22, unggul empat angka dari AC Milan dari total 19 pertandingan yang sudah dimainkan sejauh ini.

Musim ini, Denzel Dumfries telah bermain dalam 5 pertandingan di Liga Champions dan mencatatkan 1 assist. Sedangkan 2 laga di antaranya ia bermain selama 90 menit penuh kontra Shakhtar dan Sheriff di fase grup D.

Patut dnantikan apakah Inter di bawah asuhan Simone Inzaghi bisa membuat kejutan atau tidak. Jika berhasil, maka peluang untuk menjadi juara juga terbuka lebar dan bakal menjadi prestasi bagus untuk sang pelatih. Sebab, sebelumnya di era kepelatihan Antonio Conte mereka mendapatkan hasil yang kurang oke di ajang bergengsi benua biru.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO