Jadi Petugas Pilkada, Marcelo Bisa Batal Bela Real Madrid Untuk Leg Kedua Liga Champions di Chelsea

Gila Bola – Marcelo memperoleh kewarganegaraan Spanyol pada 2011 dan salah satu tugas yang kini dibebankan padanya sebagai warga negara yang baik adalah menjadi panitia pemungutan suara untuk pilkada kota Madrid. Marcelo terancam batal ikut leg kedua semi final Liga Champions di Chelsea.

Ini bukan kabar yang menyenangkan bagi Zinedine Zidane di tengah maraknya cedera yang dialami oleh Los Blancos, yang memaksa pelatih Perancis tersebut memanggil sampai empat atau lima pemain junior pada laga leg pertama di Alfredo di Stefano, yang usai dengan skor 1-1.

Pilkada itu berlangsung pada Selasa 4 Mei 2021, sementara pertandingan leg kedua di Stamford Bridge akan dimainkan Rabu 5 Mei pukul 21.00 waktu London. Pihak klub dan Marcelo sama-sama sudah mengajukan keberatan atas tugas menjadi petugas PPS itu, menghalanginya untuk ikut serta terbang bersama rekan setim tepat waktu, namun permohonan pertama sudah ditolak. Alasannya, sang pemain bisa terbang ke London pada hari yang sama dengan matchday Champions League itu, sesuatu yang sulit terjadi karena kompleksitas aturan di airport terkait situasi krisis kesehatan saat ini. Los Blancos kini sudah mengajukan keberatan kedua.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Marcelo turun bertanding pad alaga leg pertama guna menggantikan Ferland Mendy yang cedera. Dan dengan kepastian kebugaran Mendy untuk leg kedua masih dipertanyakan, absennya Marcelo bisa membuat gusar Zidane, yang skuadnya tampil tidak meyakinkan pada leg pertama, kalah dominan selama babak pertama laga itu di bawah tekanan anak-anak Thomas Tuchel.

Ini bukan kasus pertama di sepak bola Spanyol. Seperti dilaporkan oleh BBC, penjaga gawang Levante Aitor Fernandez pernah masuk daftar cadangan petugas PPS di kampung halamannya di Mondragon pada 2019, ketika pada hari yang sama dia dijadwalkan bermain melawan Athletic Bilbao. Dia pada waktu itu dibebaskan dari tugas tersebut dan diizinkan untuk bermain.

Inaki Williams dari Athletic Bilbao juga dibebaskan dari pekerjaan melelahkan melek sampai pagi di tempat pemungutan suara pada 2015 karena hari pemungutan suara bentrok dengan pertandingan melawan Levante.