James Milner Ingin Liverpool Tak Bertemu Sesama Klub Liga Premier di Liga Champions

James Milner Ingin Liverpool Tak Bertemu Sesama Klub Liga Premier di Liga Champions

Gilabola.com – Bintang Liverpool, James Milner, berharap tak bertemu dengan sesama tim Inggris di perempat final Liga Champions nanti.

Meski demikian James Milner menilai, empat tim Inggris yang bisa bertemu mereka di fase lanjutan tetap menganggap Liverpool sebagai lawan menakutkan dan menjadi tim yang dihindari.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

James Milner yakin, Liverpool tetap dihormati di Eropa setelah prestasi mereka di Liga Champions terus meroket bersama Jürgen Klopp. Tapi, dia menyatakan belum akan puas sampai trofi Si Kuping Besar kembali ke Anfield.

Di leg ke dua babak 16 besar tengah pekan ini, the Reds menang meyakinkan 3-1 atas Bayern Munchen di Allianz Arena, setelah sebelumnya hanya meraih hasil imbang 0-0 di leg pertama. Bagi De Roten sendiri, ini menjadi satu-satunya kekalahan yang mereka alami dalam rentetan 26 laga yang mereka jalani di Liga Champions musim ini.

Dapat Motivasi Besar untuk Lebih Baik

Sedangkan the Reds, mereka berhasil tunjukkan penampilan tandang terbaik di ajang Eropa di bawah asuhan Klopp, sekaligus tunjukkan kualitas yang sebelumnya membuat mereka melaju ke final musim lalu.

“Saya pikir, tim-tim lain menghargai kami. Kami sampai ke final Liga Champions tahun lalu, dan final Liga Eropa 2016. Ada dua final Eropa sejak saya bersama klub ini. Kami juga sedang menantang gelar juara Liga Premier. Bukannya tim-tim lain tidak benar-benar membuat kami khawatir, tapi mereka baru memperhatikan setelah mereka bertemu kami dan kita menyingkirkan mereka,” tandas Milner.

The Reds saat ini telah kembali ke papan atas sepakbola internasional, demikian ungkap manajer mereka, Jurgen Klopp. Tapi, Milner mengakui kegagalan untuk memenangkan trofi di bawah Klopp sangat menyakitkan. “Walau itu juga menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi tim yang lebih baik di Liga Champions musim ini, dan untuk perburuan gelar Liga Premier,” ujar gelandang serba bisa berusia 33 tahun itu.

“Saya telah mencapai tiga final sejak saya berada di sini, tapi semuanya kalah, dan saya sangat ingin memperbaikinya. Itu kenangan yang tidak pernah Anda lupakan. Anda bangga telah bermain di final European Cup, tapi Anda tidak bertarung untuk kalah. Saya menikmati setiap menit waktu saya di Anfield, tapi belum memenangkan trofi saat kami memberi diri kami sendiri peluang yang sulit,” tandasnya.