Jangan Anggap Remeh Ancelotti, Luar Biasa Berpengalaman Hadapi Liverpool

Manusia taktik di balik Real Madrid, Carlo Ancelotti, adalah figur yang berpengalaman dalam menghadapi Liverpool, bahkan sejak era dirinya sebagai pemain AS Roma beberapa puluh tahun lalu. Coba lihat jejaknya.

Final Liga Champions 2022 pada Minggu dinihari (29/5) akan mempertemukan Real Madrid dan Liverpool untuk kesekian kalinya di ajang kompetisi elit Eropa itu. Don Carlotti, panggilan sayang untuk sang manajer Los Blancos, memiliki pengalaman panjang menghadapi the Reds.

Pengalaman pertamanya justru datang sebagai pemain AS Roma yang menghadapi raksasa Inggris itu di final Piala Eropa (waktu itu belum bernama Liga Champions) pada 30 Mei 1984. Sayangnya Ancelotti cedera dan dipaksa menyaksikan rekan-rekannya kalah adu penalti 4-2 setelah skor sama kuat 1-1 selama 120 menit.

Final Dramatis Liga Champions

Setelah itu, jika Anda masih ingat peristiwa Istanbul 2005 ketika Liverpool merebut trofi kuping besar secara dramatis, maka itu adalah Don Carlotti sebagai manajer AC Milan. Mereka unggul 3-0 saat turun minum pada partai final melalui Paulo Maldini dan dua gol Hernan Crespo.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Namun tiga gol babak kedua dari Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan Xabi Alonso membuat laga harus dilanjutkan ke masa extra time. Tidak ada gol selama 2×15 menit, sehingga adu penalti tidak terhindarkan.

Pemain Brasil Serginho, selain Andrea Pirlo dan Andriy Shevchencko gagal dalam sepakan penaltinya sehingga the Reds menang 2-3 pada adu penalti tersebut.

Ancelotti belajar banyak dari pengalaman pertamanya itu, membalaskan dendam dua tahun kemudian ketika Milan kembali berjumpa Liverpool di partai final Liga Champions yang dilangsungkan di Athena, Yunani. Tidak pakai acara extra time atau adu penalti. Skor 2-1 melalui gol Filippo Inzaghi yang dibalaskan oleh Dirk Kuyt menit 89.

Dua Kemenangan atas Liverpool

Setelah 7,5 tahun malang melintang di San Siro, Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada musim panas 2009, yang merupakan pengalaman pertamanya melatih klub di Liga Inggris.

Di musim pertamanya bersama The Blues, pelatih asal Italia itu menyelesaikan dua kemenangan Liga Inggris atas Liverpool, keduanya dengan skor 2-0 melawan tim asuhan Rafa Benitez.

Tahun berikutnya, 7 November 2010, Roy Hodgson menggantikan Benitez dan the Reds meraih kemenangan kandang 2-0 berkat dua gol Fernando Torres, sebelum Kenny Dalgish memandu The Reds meraih kemenangan lagi berkat gol Raul Meireles.

Dengan demikian selama menangani Chelsea, Ancelotti menang dua, kalah dua melawan Liverpool.

Ancelotti Sudah Tahu Bakat Benzema

Ancelotti menikmati periode pertamanya sebagai manajer Real Madrid antara 2013 dan 2015, saat mana ia memenangkan Liga Champions, Piala Super UEFA, Piala Dunia Antarklub dan Copa Del Rey.

Setahun setelah memenangkan kompetisi piala terbesar di Eropa itu, Los Blancos satu grup Liga Champions bersama Liverpool dan mencatatkan kemenangan ganda atas Liverpool dengan kemenangan 3-0 di Anfield, yang diikuti dengan kemenangan 1-0 di Bernabeu.

Dari empat gol tersebut, Karim Benzema mencetak tiga gol di antaranya, yang memperlihatkan bahwa Ancelotti sudah sangat tahu bagaimana mendapatkan yang terbaik dari sang penyerang Perancis tersebut.

Catatan Don Carlotti menghadapi the Reds selama periode pertamanya di Bernabeu adalah dua kemenangan dari dua perjumpaan.

Di Napoli, Don Carlo Juga Ungguli Reds

Ancelotti menghabiskan 18 bulan sebagai pelatih kepala Napoli, mengambil kendali tim kota Naples itu pada Mei 2018. Selama periode itu ia menghadapi Liverpool empat kali setelah kebagian musuh lamanya itu selama penyisihan grup Liga Champions musim 2018/19 dan 2019/20.

Menghadapi tim Liverpool di bawah asuhan Juergen Klopp untuk pertama kalinya, Ancelotti menang 1-0 dan kalah 1-0 melawan Liverpool di musim pertamanya, sebelum meraih empat poin melawan The Reds pada musim selanjutnya 2019/20, tak lama sebelum sang manajer dipecat meski membantu Napoli lolos sampai ke sistem gugur.

Rekor Ancelotti kontra the Reds selagi menangani Napoli adalah: menang dua kali, seri satu kali, kalah satu kali.

Ancelotti Cegah Liverpool Rayakan Gelar di Everton

Menerima lamaran sebagai bos Everton pada Desember 2019, Ancelotti tidak diharapkan bisa menantang tim Liverpool yang berada di puncak permainan mereka di bawah Juergen Klopp.

Hal itu segera terlihat ketika mereka kalah 1-0 dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA pada Januari 2020.

Namun Everton kemudian mengamankan hasil imbang 0-0 pada Juni 2020, yang menggagalkan usaha Liverpool untuk segera merayakan gelar Liga Inggris di Goodison Park pada akhir musim 2019/20.

Memiliki keunggulan 20 poin di atas pesaing terdekatnya Manchester City pada sebuah musim yang sangat dominan, the Reds sebenarnya bisa saja memastikan gelar juara di kandang rivalnya itu, tapi Ancelotti mencegah musuh besar Everton melakukannya di Goodison Park.

Hasil itu meramalkan perlawanan Everton selanjutnya dengan The Toffees kemudian mendapatkan hasil imbang 2-2 dan kemenangan 2-0 atas The Reds untuk mengklaim diri sebagai tim terbaik di Merseyside pada musim selanjutnya, 2020/21. Musim itu the Reds hanya finish ketiga di bawah dua tim Manchester, dan tertinggal 17 poin dari the Skyblues yang menjadi juaranya.

Dari sini kita sadar bahwa Don Carlotti mengetahui cara untuk menyakiti hati Liverpool.

BANDARTOGEL77
IBOSport

Jadwal Pertandingan Champions League

SebelumnyaPrediksi Euro 2020: Bakal Ada Juara Baru, Tapi Bukan Perancis
SelanjutnyaTawaran FINAL Man Utd Untuk De Jong, Siap Jadikan Dia Pemain Bayaran Tertinggi di Inggris!