Javier Tebas Takut Champions Dan La Liga Dimatikan Liga Super Eropa

Javier Tebas Takut Champions Dan La Liga Dimatikan Liga Super Eropa

Javier Tebas takut nantinya Liga Champions dan La Liga malah dimatikan dengan kehadiran Liga Super Eropa. Sang Presiden Liga Spanyol itu sengaja gunakan kata berlebihan agar semua pihak paham ancaman ini.

Presiden La Liga itu memang terlihat tak suka dengan wacara diadakannya Liga Super Eropa yang kembali jadi trending. Javier Tebas menganggap jika kompetisi itu malah akan mematikan kompetisi besar di Spanyol serta Liga Champions juga yang sudah bagus selama ini.

Konsep Liga Super Eropa sendiri masih merupakan wacara lama yang kembali muncul ke permukaan. Florentino Perez merupakan orang yang bertanggung jawab dengan ide tersebut dan sudah memancing kontroversi sejak awal ia sampaikan.

Meski sempat sepi pemberitaan, namun usai pertemuan antara perwakilan klub raksasa Premier League dan seorang pengusaha kaya, Stephen M. Ross, di tahun 2016, rencana itu terdengar lagi. Meski tujuannya baik, namun hal ini dirasa jadi ancaman bagi sebagian pihak.

Javier Tebas prediksi pengaruh buruk yang bisa terjadi

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Rencana tersebut memang sudah pernah mendapatkan pertentangan dari UEFA sendiri. Javier Tebas ikut terusik dan langsung menolak mentah-mentah wacana Liga Super Eropa kepada publik. Ia bahkan menilai hal itu malah akan mematikan gelaran lain yang sudah ada.

“Liga Super Eropa itu pasti akan menjadi akhir dari La liga dan juga Liga Champions sekaligus. Saya memang sengaja mendefinisikannya dengan kasar, supaya semua orang paham maksud saya,” ujar Tebas melalui Goal.

“Superliga itu sama seperti sebuah proyek yang ditulis pada sebuah bar jam lima pagi, sebuah proyek dari presiden klub yang tidak sama,” lanjutnya lagi.

“Kalian memikirkan pertandingan Real Madrid melawan Manchester United, dan di atas kertas itu adalah pertandingan yang sangat besar. Tetapi jelas, salah satunya bisa berada di posisi 11 saat yang lainnya malah lagi ada di peringkat 10.”

“Liga Champions tetap harus ada, bentuknya juga sudah sempurna menurut saya. Tetapi bentuk Liga Super Eropa malah akan menyakiti sepak bola. Dalam jangka panjang kehadirannya pasti malah akan menyakiti klub-klub besar juga,” pungkasnya.