Jebol Gawang Madrid, Mason Mount Langsung Catat Tiga Rekor Sekaligus

Gilabola.com – Mason Mount membanggakan setidaknya tiga rekor sekaligus saat dirinya berhasil menggandakan keunggulan timnya saat Chelsea menjamu Real Madrid di leg kedua babak semifinal Liga Champions pada Kamis (6/5) dini hari WIB.

Chelsea sebelumnya sudah unggul 1-0 melalui Timo Werner menit ke-28 ketika penyerang Jerman itu mencetak gol mudah lewat sundulan yang memanfaatkan bola rebound dari tembakan Kai Havertz yang membentur tiang atas gawang Real Madrid yang dikawal Thibaut Courtois.

Gol itu membuat skuad asuhan Thomas Tuchel berada di atas angin dengan keunggulan agregat 2-1 atas juara 13 kali Piala/Liga Champions, yang memaksa pasukan Zinedine Zidane harus semakin berani keluar menyerang untuk mencetak gol yang dibutuhkan usai hasil imbang 1-1 di Spanyol.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Sebenarnya setelah itu Chelsea punya banyak sekali peluang untuk menggandakan skor lebih cepat, tapi penampilan luar biasa Thibaut Courtois mencegah tuan rumah mencetak gol kedua lebih cepat, meski itu akhirnya datang juga di akhir babak kedua.

Berawal dari akselerasi Christian Pulisic di dalam kotak penalti Madrid usai menerima umpan N’golo Kante, penyerang Amerika Serikat dengan tenang menguasai bola di tengah hadangan para pemain tim tamu, sebelum memilih melakukan umpan ke depan gawang yang dengan mudah dituntaskan oleh Mason Mount.

Channel Gilabola di Youtube

Dengan gol itu, Mason Mount menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak gol di semifinal Liga Champions sejak Wayne Rooney melakukannya pada 26 April 2011. Kala itu dia mencetak gol ke gawang Schalke untuk mengantarkan Manchester United mencapai final sebelum dikalahkan Barcelona.

Selain itu, pada usia 22 tahun dan 15 hari, Mason Mount adalah pemain Inggris termuda kedua yang mencetak gol di semifinal Liga Champions, juga setelah Wayne Rooney (21 tahun 182 hari vs Milan). Gelandang muda itu juga menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak gol pada tahap ini untuk Chelsea sejak Frank Lampard pada 2008.

AHABET
AHABET