Jose Mourinho: Dele Alli Marah Pada Dirinya Sendiri

Jose Mourinho: Dele Alli Marah Pada Dirinya Sendiri

Gilabola.com – Jose Mourinho tidak merasa Dele Alli marah karena sang pelatih usai ngamuk ditarik keluar dalam laga Liga Champions terkini Tottenham Hotspur.

Jose Mourinho dilaporkan The Fox Sports tetap menganggap biasa saja amarah yang diperlihatkan oleh Dele Alli ketika ditarik keluar. Momen amukan Dele dalam laga Liga Champions antara Tottenham Hotspur kontra RB Leipzig itu tengah menjadi sorotan publik.

Dele mengamuk dan tertangkap kamera membanting botol yang tidak berdosa ke lantai bangku cadangan usai ditarik keluar oleh Mourinho. Fans menduga sang pemain marah pada pelatihnya, namun Mou tidak merasa jadi sasaran amarah Dele.

“Saya pikir dia marah dengan penampilannya sendirilah, bukan kepada saya marahnya. Saya yakin dia mengerti kenapa saya menariknya keluar lapangan dan tim terus berkembang,” ujar Mourinho dengan kalem.

Jose Mourinho lihat Spurs berlaga bagai pistol tanpa peluru

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

Alli sendiri didaulat mengisi lini depan Tottenham Hotspur yang semakin ompong usai ditinggal cedera Harry Kane dan Son Heung-Min. Alih-alih bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, dirinya malah tampil mengecewakan.

Rasa frustrasinya semakin menjadi-jadi pada saat melihat Timo Werner sukses mendorong Leipzig jadi pemenang melalui tendangan penalti. Mourinho menjawab gol itu dengan mengganti Alli dan Gedson Fernandes.

Dele terlihat pasang muka kusut saat masuk bangku cadangan. Ia tanpa malu membanting botol minuman, melepas sepatu serta membantingnya dan tepok jidat menahan emosi jiwa. Mourinho lebih memilih bahas jalannya pertandingan daripada terus mengomentari ulah Dele Alli.

“Kalian bisa melihatnya dan melihat dari dua sudut pandang,” lanjut Mourinho. “Salah satunya adalah adanya kelompok yang luar biasa ini, para pemain yang telah mengusahakan segalanya yang bisa mereka usahakan. Tim lainnya bermain dengan Werner. Ini adalah situasi seperti berada dalam perkelahian dengan pistol tanpa peluru. Kami yang penting sudah melakukan apa yang bisa kami lakukan di laga tadi.”

Sang manajer telah menegaskan jika timnya pasti akan sanggup membalas kekalahan kali ini di laga leg kedua. Mereka dulunya pernah mengalami hal yang sama saat melawan kubu Ajax Amsterdam.