Juara Bertahan Chelsea Ditantang Spesialis Runner-up Liga Champions Juventus dan Zenit di Grup H

Gilabola.com – Juara bertahan Chelsea akan menghadapi tugas sulit menemukan lawan mudah di babak 16 besar setelah kebagian Juventus, Zenit St Petersburg dari Rusia dan Malmo dari Swedia dalam drawing Liga Champions, Kamis malam 26 Agustus 2021.

Chelsea diundi pertama dan kebagian masuk ke urutan pertama Grup H dalam drawing Liga Champions itu tapi nama Juventus tidak terlalu menyenangkan untuk dilihat karena raksasa Liga Italia itu sudah terlalu sering melaju jauh dalam kompetisi Eropa, masuk final sembilan kali, meski hanya dua kali juara.

Hadirnya Juventus di Grup H akan menyulitkan skuad Thomas Tuchel itu menemukan lawan mudah untuk drawing 16 besar. Secara teoritis hanya urutan pertama grup yang akan kebagian lawan mudah untuk babak pertama sistem gugur tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Chelsea merupakan juara dua kali Liga Champions sepanjang sejarah, dengan prestasi puncak sepak bola Eropa itu dicapainya pada tahun 2011/2012 dan kemudian musim lalu 2020/2021. Mereka juga pernah lolos ke final pada partai puncak kompetisi tahun 2008, tapi tersingkir oleh musuh besarnya di dalam negeri, Manchester United. Setan Merah menancapkan tanduk dan ekornya melalui kemenangan adu nasib 6-5 di akhir 120 menit.

Kemenangan pertama The Blues di ajang Eropa terjadi tahun 2012 saat skuad yang masih diperkuat oleh Didier Drogba dan Frank Lampard tersebut menang adu penalti melawan Bayern Munchen dengan skor 4-3, usai 120 menit laga tetap usai dengan posisi 1-1.

Pada tahun 2021 mereka menang atas tim yang lebih difavoritkan juara, Manchester City, dengan gol tunggal dari pemain Jerman Kai Havertz.

Masuknya tim asuhan Thomas Tuchel ini ke Pot 1 drawing Liga Champions kali ini sebenarnya sedikit merugikan karena nama-nama besar seperti Real Madrid, Barcelona dan Liverpool serta Juventus dan PSG sudah pasang badan di Pot 2. Tapi hal ini tak terhindarkan karena tim biru London itu adalah sang juara bertahan. Mereka, bersama juara Liga Europa musim silam Villarreal serta juara-juara dari enam liga elit di Eropa masuk ke dalam Pot 1.

Sementara itu kejutan, atau lebih tepat kegagalan menjadi juara oleh tim-tim raksasa, yang terjadi di Liga Perancis, Liga Spanyol dan Liga Italia menyebabkan sejumlah klub yang berpotensi menjadi juara Eropa, seperti Juventus, Real Madrid dan Barcelona serta PSG menghuni Pot 2.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO