Jurgen Klopp Baru Ngeh, Pemain Cadangan Liverpool Punya Kreativitas Sama dengan Alexander-Arnold

Jurgen Klopp barangkali selama ini tak pernah menyangka pemain pinggiran Liverpool yang satu ini bisa menyamai kreativitas bintang andalannya, Trent Alexander-Arnold.

Gilabola.com – Pemain itu, Kostas Tsimikas, amat sangat jarang diturunkan Klopp sejak kedatangannya dari Olympiacos tahun lalu. Namun, menurut pelatih asal Jerman itu, ia berhasil menyamai kreativitas Alexander-Arnold saat The Reds kalahkan Atletico Madrid dini hari tadi.

Bek kiri asal Yunani tersebut sodorkan banyak operan kunci dan tunjukkan penampilan yang kuat serta mengesankan lainnya di pertandingan yang dimenangkan Liverpool 2-0 tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Usai pertandingan, dapat mengerti jika Jurgen Klopp merasa ia mendapat semacam hadiah di samping Alexander-Arnold. Bek kanan asal Inggris ini tampil mengesankan dengan sodorkan assist untuk Diogo Jota yang bukukan gol pertama, lalu menjadi penyuplai pula dalam terciptanya gol Sadio Mane yang membawa The Reds menang 2-0 atas raksasa Spanyol tersebut.

Kemenangan atas Los Rojiblancos ini menjadi kemenangan ke empat secara berturut-turut yang dibukukan Liverpool di Liga Champions, dan berhasil membuat mereka mulus melaju ke babak sistem gugur sebagai juara grup.

Permainan kreatif Alexander-Arnold tentunya sangat menawan dan menyenangkan bagi Klopp, tapi ada pemain lain yang juga berhasil tunjukkan permainan serupa, dan sukses membuat kiper Atletico, Jan Oblak, makin putus asa di laga tersebut.

Kostas Tsimikas tampil di ajang Eropa untuk Liverpool setahun yang lalu, tepat di bulan ini. Ia menjadi pemain di lini pertahanan darurat yang diperkuat Rhys Williams dan Neco Williams – di mana saat itu Jurgen Klopp kerap lakukan perubahan di lini tersebut, dan alami kekalahan 0-2 dari Atalanta di Merseyside.

Tsimikas juga bermain di pertandingan melawan Midtjylland, di mana Caoimhin Kelleher dan Leighton Clarkson ikut dikerahkan saat cedera terus melanda The Reds musim lalu.

Laga melawan Atletico dini hari tadi, menjadi pertandingan ke tiga Tsimikas di Liga Champions, 12 bulan setelah penampilan pertamanya, dan menjadi satu-satunya penampilannya sebagai bagian dari susunan tim terkuat Liverpool. Saat Alexander-Arnold menarik perhatian di laga melawan skuad Diego Simeone itu, Tsimikas diam-diam tunjukkan kinerja brilian di area sayap tim lawan.

Tsimikas diturunkan Jurgen Klopp sejak kickoff untuk menggantikan Andy Robertson – yang tak juga tunjukkan performa terbaiknya belakangan ini dan butuh istirahat, masuk ke posisi nomor 11 yang dilakoninya seperti ‘rumahnya’ di setiap pertandingan.

Kemudahannya bukan hanya dalam hal menguasai pertandingan, tetapi ia juga tunjukkan permainan yang sangat bagus. Tentunya, ini menjadi sesuatu yang bagus, mengingat laga kontra Atletico dini hari tadi baru PERTANDINGAN KEDUA di mana Tsimikas diturunkan sebagai starter di semua kompetisi sejak bulan September, yang seluruhnya dilakoni di ajang Piala Liga. Demikian diungkapkan Independent.

Tsimikas berhasil menyamai penampilan keren Alexander-Arnold untuk operan kunci paling banyak (dengan kurang dari setengah penguasaan bola) di laga melawan Atletico, dan Diogo Jota seharusnya benar-benar bisa lakukan sundulan setelah menerima assist darinya.

“Dengan Kostas, setidaknya ada dua umpan silang yang seharusnya bisa kami selesaikan,” tandas Jurgen Klopp.

Pemain berusia 25 tahun itu telah menjadi delivery man yang tak punya pesaing, untuk berapa banyak umpan silang yang sudah disodorkannya – dan dengan variasi yang bagus juga.

Seperti halnya Alexander-Arnold, Tsimikas juga lakukan paling banyak pemulihan. Itu menjadi penampilan yang kuat dan meyakinkan, yang telah menjadi kebiasaan setelah periode sulit di Anfield.

Enam kali tampil sebagai starter telah membantu The Reds kantongi banyak kemenangan dan clean sheet. Tentunya, ini menjadi ‘sebuah kemewahan’ yang disambut baik Jurgen Klopp yang lebih suka mengandalkan Tsimikas sebagai cadangan, di saat banyak tim di dalam negeri dan di Eropa yang ingin jadikan pemain itu sebagai pentolan di sayap kiri tim mereka.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO