Jurgen Klopp Pasrah Soal Peluang Salah Bermain Lawan Barcelona

Jurgen Klopp Pasrah Soal Peluang Salah Bermain Lawan Barcelona

Jurgen Klopp terlihat pasrah saat ditanya media soal cedera Mohamed Salah dan peluangnya turun bermain lawan Barcelona.

Mohamed Salah terlihat menangis saat ditandu keluar lapangan usai bertabrakan dengan kiper Newcastle, Martin Dubrovka, pada menit 68 laga Liga Inggris hari Minggu (5/5) di St James’ Park. Setelah tertunda sekitar 6-7 menit lamanya dan dikerubuti lima staf medis Liverpool, sang striker Mesir digantikan oleh pemain muda Belgia Divock Origi.

Sambutan meriah penonton dengan tepuk tangan sembari berdiri tidak sanggup menyembunyikan rasa sedih Mohamed Salah harus mengalami benturan kepala yang bisa menghalangi peluangnya turun bermain hari Rabu nanti melawan Barcelona pada laga krusial leg kedua semi final Liga Champions.

Liverpool tengah tertinggal dengan skor agregat 3-0 setelah kekalahan pada leg pertama di Camp Nou pekan lalu. Absennya Salah akan sangat terasa di kubu The Reds. Mereka bukan saja butuh tiga gol, tapi juga harus mencegah skuad Ernesto Valverde menghasilkan gol tandang.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Klopp mengatakan seperti dikutip oleh The Sun: “Dia hanya duduk di sana (bangku cadangan) dan menonton pertandingan selama lima belas menit terakhir. Nanti kami lihat seberapa serius ini, tapi sejujurnya ini tidak terlihat serius.”

“Saya berbicara dengannya. Dia tampak sangat baik-baik saja. Sisanya masih harus kami lihat.”

Liverpool sudah menderita dengan striker Brasil mereka Roberto Firmino masih belum fit dan sama sekali tidak masuk daftar skuad untuk laga tandang ke Newcastle United pada hari Minggu tersebut.

Klopp menjelaskan: “Dia (Firmino) masih punya masalah, dia masih ada banyak masalah. Dia tidak akan tersedia. Kami harus menerimanya. Departemen medis mengatakan ‘tidak ada peluang’ untuk bermain [bagi Firmino].”

Soal peluang Firmino menghadapi Barcelona, dia menambahkan: “Sama sekali tidak terlihat bagus. Begitulah situasinya. Dia pikir kesembuhannya akan lebih cepat tetapi tidak berhasil. [Firmino turun bermain melawan Barcelona tidak mungkin.”