Juventus Bisa Kalahkan Ajax Tanpa Cristiano Ronaldo

Juventus Bisa Kalahkan Ajax Tanpa Cristiano Ronaldo

Mantan bintang AC Milan dan Juventus, Andrea Pirlo, menyesalkan cedera Cristiano Ronaldo jelang laga melawan Ajax.

Pirlo juga menambahkan, dia tak yakin apakah pemain asal Portugal itu bisa bermain pada pertandingan tersebut.

Tapi, meskipun Cristiano Ronaldo cedera, Pirlo menyatakan keyakinannya pada kemampuan bekas timnya, Juventus, untuk mengalahkan raksasa Belanda tersebut.

Ronaldo yang membawa Juventus ke perempat final Liga Champions lewat tiga golnya di leg kedua babak 16 besar melawan Atletico Madrid, kembali ke Italia dengan cedera yang dialaminya saat bermain untuk Timnas Portugal.

Ronaldo Yakin Pulih

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sementara pemain berusia 34 tahun itu telah menyatakan keyakinannya akan pulih tepat waktu dan bisa berlaga di perempat final, pelatih Juventus Massimiliano Allegri menegaskan, kembali CR7 untuk pertandingan itu akan sulit.

“Ronaldo sedang berupaya untuk kembali, dan kami berharap dia ada di sini saat laga melawan Ajax, tapi itu sulit. Kami berharap dia bisa [bermain], dia bekerja setiap hari,” ujar Allegri.

“Pemeriksaan [Senin] hari ini jauh lebih baik, kakinya lebih baik. Ada sembilan hari tersisa dan kami punya waktu untuk mengevaluasi. Kami harus hati-hati dan mengevaluasinya,” tambahnya.

Juve Bisa Kalahkan Ajax

Berbicara kepada Sky Sports melalui Calciomercato, Pirlo berkata, “Saya tidak tahu apakah Ronaldo akan pulih. Yang pasti, Juve dapat mengalahkan Ajax tanpa bantuan Cristiano”.

Mantan bintang Juventus itu sebelumnya menyatakan, Ronaldo dan rekan satu timnya akan ‘secara fisik menghancurkan’ Ajax.

“Ajax mengalahkan Real Madrid, tetapi Los Blancos tidak terorganisir seperti sebelumnya, dan itu jarang terjadi. Itu tidak akan terjadi dengan Juve. Juventus dapat memenangkan Liga Champions asalkan mereka tidak akan mengulangi apa yang mereka lakukan di Madrid”, tegas Pirlo.

Juventus saat ini duduk di puncak Serie A dan fokus mereka tampaknya pada gelar Liga Champions saat mereka mengejar treble winner musim ini.