Juventus Menang Susah Payah, Andrea Pirlo: Kalian Terlalu Lambat!

Gilabola.com – Manajer Andrea Pirlo dengan jujur ​​mengungkapkan kekecewaannya pada para pemainnya usai kemenangan susah payah Juventus atas Ferencvaros di laga keempat fase grup Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (25/11) dini hari WIB.

Juventus nyaris dipaksa bermain imbang 1-1 oleh tamunya Ferencvaros usai Myrto Uzuni sempat membawa wakil Hungaria unggul dulu di awal babak pertama sebelum dibalas oleh tembakan mendatar kaki kiri Cristiano Ronaldo, dengan skor imbang bertahan hingga akhir babak kedua.

Manajer Andrea Pirlo akhirnya mengganti lima pemainnya dan pergantian pemain terbukti menentukan, khususnya Alvaro Morata, yang datang dari bangku cadangan untuk mencetak gol kemenangan pada menit ke-92 usai menyambut umpan silang Juan Cuadrado.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kemenangan ini akhirnya membawa Juventus lolos ke babak 16 besar dari grup G bersama Barcelona, namun sang manajer berusia 41 tahun benar-benar mengaku tak senang dengan performa timnya yang menurutnya terlalu lambat dan kurang intensitas.

“Kami bermaksud untuk memulai dengan sikap yang berbeda, tetapi kami tahu mungkin ada kesulitan dalam permainan yang tampaknya sederhana di atas kertas. Kami terlalu lambat di menit-menit awal dan akhirnya harus mengejar permainan,” Andrea Pirlo mengatakan kepada Sky Sport Italia.

Pressing kami di babak pertama terlalu lemah, meski itu normal setelah begitu banyak pertandingan yang membuat kami kehilangan sedikit intensitas, tetapi yang terpenting adalah bermain tidak terlalu lambat yang akhirnya membiarkan lawan melakukan serangan balik. Kami melakukannya beberapa kali di babak pertama, tetapi kemudian berhasil kembali ke permainan.”

“Saya mengharapkan lebih banyak dari para pemain, tetapi Ferencvaros kemudian bermain lebih ke dalam jadi kami kami harus mencoba menggerakkan bola ke depan dan bola harus bergerak lebih cepat dari belakang dan mendistribusikan ke segala arah. Kami memindahkan bola terlalu lambat, yang memudahkan mereka untuk bertahan.”

Sementara di kacamata Fabio Capello, itu adalah Arthur Melo yang dianggapnya memperlambat permainan Juventus, dan menyebut gelandang Brasil harusnya bisa lebih kreatif membuka permainan dan menciptakan peluang bagi timnya.

“Dia seharusnya lebih membuka permainan untuk menciptakan situasi satu lawan satu. Jika bola bergerak terlalu lambat, itu memungkinkan pemain lawan untuk kembali ke posisinya,” ujar mantan bos Milan, Real Madrid, dan Juventus berusia 74 tahun itu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO