Liverpool Jika Kalah di Final UCL Akan Sulitkan Klopp

Liverpool Jika Kalah di Final UCL Akan Sulitkan Klopp

Gilabola.com – Liverpool jika sampai kalah tiga kali di final Liga Champions akan menyulitkan Jurgen Klopp.

Hal itu diungkapkan Jose Mourinho, yang terakhir menjabat sebagai pelatih Manchester United dan kini sudah beberapa kali menjadi komentator itu. Menurut Mourinho, kekalahan berikutnya bagi Liverpool di ajang final Liga Champions, akan memberi tekanan besar pada pelatih Liverpool itu.

“Kekalahan ketiga di babak final Liga Champions untuk Jurgen Klopp akan menjadi sangat, sangat sulit untuk dihadapi,” ujar Jose Mourinho.

Mantan manajer Chelsea, Real Madrid dan Manchester United itu pernah memenangkan dua final Liga Champions. Tapi sebaliknya, Klopp hanya berharap ia mendapat keberuntungan pada final ketiganya.

Jurgen Klopp Ingin Akhiri Rekor Kekalahan

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Setelah kalah di Stadion Wembley saat menjadi manajer Borussia Dortmund pada 2013 lalu, Klopp menderita kekalahan kedua di final Liga Champions musim lalu di Kiev dari Real Madrid.

Jelang hadapi Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, 2 Juni, Klopp ingin mengakhiri rekornya yang menyedihkan di babak final bersama Liverpool dan Mourinho tahu betapa besarnya harapan pelatih asal Jerman yang kharismatik itu.

“Jika Jurgen (Klopp) menang, itu prestasi luar biasa baginya,” kata Mourinho kepada Sky Sports News.

“Jika Liverpool tidak menang, Anda tahu, untuk tiga kalah di final Liga Champions, itu akan sangat, sangat sulit untuk diterima. Tapi pada saat ini dia (Klopp) orang yang sangat positif dan hanya akan berpikir untuk menang,” tambahnya.

Tottenham vs Liverpool, Momen Istimewa

Final Liga Champions dan Liga Europa semuanya akan mempertemukan tim-tim asal Inggris. Mourinho menegaskan, itu momen ‘istimewa’ untuk sepakbola Inggris. “Ini benar-benar istimewa,” tambahnya.

“Kita akan memiliki dua tim Inggris dengan dua trofi juara. Awal musim depan, dua tim Inggris di Piala Super, sehingga itu menjadi berita bagus,” tandas Mourinho.

“Menjadi seorang manajer dan memahami apa artinya bagi seorang manajer untuk bermain di final Liga Champions saya pikir selalu ada sisi negatifnya. Sisi negatifnya, satu tim akan kalah,” ujarnya.