Kecewa Kalah 2-3 Dari Liverpool Tadi Malam, Simeone Terbirit-birit Kabur dan Tolak Salami Klopp

Dalam dua laga kandang sebelum ini Atletico Madrid menang atas Liverpool, jadi bayangkanlah perasaan Diego Simeone usai kalah 2-3 di tangan pasukan Juergen Klopp itu, tadi malam. Inilah konteks mengapa sang manajer Argentina kabur terbirit-birit secepat kilat dan enggan menyalami sang pelatih the Reds.

Adegan paling mencuri perhatian usai peluit panjang pertandingan di Wanda Metropolitano adalah momen ketika Simeone berlari kencang dari bangku cadangan Atletico, langsung masuk ke lorong kamar ganti, hampir menabrak satu ofisial UEFA. Ia mengabaikan seremonial jabat tangan dengan pelatih lawan yang lazim dilakukan setelah pertandingan usai.

Klopp tentu saja tidak senang dirinya diabaikan pada akhir pertandingan Atletico vs Liverpool ini dan memberi bahasa tubuh bahwa ia kecewa dengan perilaku Simeone itu. Lihat cuplikan adegan tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Rojiblancos membuat kejutan dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol, hasil serangan Mohamed Salah dan Naby Keita, untuk menyamakan skor 2-2 hasil dua serangan Antoine Griezmann dalam waktu 14 menit saja pada babak pertama.

Namun sebuah sepakan karate Griezmann ke leher Roberto Firmino menyebabkan pahlawan Atletico itu diusir wasit Daniel Siebert asal Jerman. Sang pengadil menabur garam di atas luka tuan rumah setelah memberi sepakan penalti bagi the Reds pada menit 78 usai pelanggaran oleh Mario Hermoso. Kegagalan mencatatkan tiga kemenangan beruntung di kandang melawan Liverpool akan membuatnya sangat kecewa.

Atletico kini hanya mengantongi empat poin saja dari tiga laga, sama banyaknya dengan FC Porto yang tadi malam menang 1-0 atas AC Milan. Posisinya sama sekali belum aman untuk lolos ke 16 besar Liga Champions.

Dengan konteks itulah bisa dimengerti jika Simeone enggan bersalaman dengan wasit atau dengan Klopp, memilih berlari sekencang mungkin masuk ke terowongan kamar ganti guna menghindari keduanya. Kini kedua tim akan berhadapan lagi pada 3 November di Anfield, saat mana sang manajer Argentina itu bisa merancang balas dendam.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO