Kecewa Kualitas Serangan Bayern, Thomas Muller : Harusnya Bisa Menang 6-3!

Gila Bola – Pertahanan Bayern Munchen dibuat berantakan oleh serangan-serangan cepat Paris Saint-Germain yang berhasil mencetak tiga gol di Allianz Arena, tapi Thomas Muller lebih senang menyoroti tingkat kinerja serangan timnya.

Tak ingin menyalahkan pertahanan yang kebobolan tiga gol, Thomas Muller menyebut bahwa semua tidak akan menjadi masalah bagi Bayern Munchen andai serangan mereka bisa lebih klinis di depan gawang dan seharusnya bisa mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 6-3 di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (8/4) dini hari WIB.

Bermain tanpa Robert Lewandowski dan Serge Gnabry, Die Roten langsung ketinggalan dua gol ketika laga baru berjalan kurang dari setengah jam melalui Kylian Mbappe dan Marquinhos, keduanya datang dari assist Neymar yang sangat memanjakan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Namun tuan rumah sempat berhasil menyamakan kedudukan tepat setelah satu jam, pertama melalui gol sundulan Eric Maxim Choupo-Moting menit ke-37 melalui umpan crossing Benjamin Pavard, sebelum Thomas Muller mencetak gol kedua timnya juga melalui sundulan memanfaatkan tendangan bebas Joshua Kimmich. Sayangnya Bayern Munchen akhirnya harus menutup laga kandang dengan kekalahan 2-3 dari Paris Saint-Germain ketika Kylian Mbappe akhirnya mencetak gol kemenangan menit ke-68.

Sebenarnya secara statistik juara Bundesliga sangat dominan dalam penguasaan bola (64-36) serta tembakan ke gawang (31-6), dan inilah alasan mengapa Thomas Muller kecewa bahwa timnya tidak bisa mencetak lebih banyak gol ke gawang Keylor Navas.

“Kami perlu mencetak lebih banyak gol secara signifikan,” kata Thomas Muller kepada Sky Sports. “Tentu saja, Anda selalu bisa mendiskusikan kebobolan gol, tapi saya pikir jika itu berakhir 6-3 untuk kami, maka tidak ada yang bisa mengeluh. Sekarang kami harus mengejar defisit kami.”

“Juga jelas bahwa Anda tidak akan pernah bisa sepenuhnya menghentikan serangan Paris. Kami memiliki pendekatan menyerang, itulah mengapa kami mencetak banyak gol, itulah mengapa kami memenangkan banyak pertandingan dan hari ini kami kehilangan banyak peluang besar.”