Kelelahan di Liga Champions, Tottenham Hotspur Minta Tolong FA

Kelelahan di Liga Champions, Tottenham Hotspur Minta Tolong FA

Gilabola.com – Kelelahan di Liga Champions, Tottenham Hotspur kembali minta tolong FA untuk membantu. Mauricio Pochettino mencemaskan kondisi para pemainnya.

Jelang laga leg kedua lawan Tottenham Hotspur, kubu Borussia Dortmund masih bisa beristirahat satu hari dan tidak mengeluhkan stamina. Kubu Jerman tidak melakukan banyak persiapan saat kubu Spurs baru tuntaskan laga lawan Arsenal.

Sepanjang Eropa, divisi yang ada kerap menjadwal ulang laga untuk membantu tim berlaga di Liga Champions atau gelaran lain. Rennes dapat keringanan jadwal lawan Nimes Olympique saat Ligue 1 tahu mereka akan bertanding lawan Arsenal. Hal itu membuat Pochettino cemburu.

“Kami harus bermain di hari yang berdekatan dan kami tidak bisa berbicara banyak bahas persiapan, karena pemain perlu waktu rehat. Mereka perlu waktu memulihkan diri setelah lakoni laga berat,” ujar Pochettino.

Tottenham Hotspur merasa semakin sulit tanpa bantuan FA

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Kami baru menuntaskan laga derby lawan Arsenal dan kalian semua pasti tahu pentingnya laga tersebut. Bukan hanya soal kondisi fisik saja, namun masalah mental juga perlu diperhatikan.”

“Saya jelasin lagi ya. Saya tidak mengerti lagi, kami harus bertanding dengan kondisi tidak bugar untuk laga sengit di kompetisi penting seperti Liga Champions.”

“Kedua tim bermain di hari yang sama, saya mengerti, saya tidak mengeluh atau menghakimi. Tapi kondisi kami tidak sama, ini buka 24 jam yang sama untuk mempersiapkan diri sambut laga berikutnya.”

“Sepertinya kami perlu bantuan dari FA, kami perlu bantuan dari Premier League. Saya tidak tahu bagaimana caranya mereka membantu kami, saya tidak terlibat dalam pengambilan keputusan.”

“Lihat saja, Dortmund main di hari Jumat, untuk kami tidak mungkin. Kami main di hari Minggu untuk main lagi di hari Rabu, sekarang kami main Sabtu saat Dortmund main hari Jumat. Saya tidak tahu apa harus menyalahkan mereka atau menyalahkan Premier League, kami perlu ganti hari.”

“Mereka atau Premier League harus lebih sensitif lagi pada situasi kami. Ini sulit dan rasanya malah semakin sulit saja,” pungkasnya dengan lelah jiwa.