Ketemu Manchester United, PSG Usung Misi Balas Dendam

Ketemu Manchester United, PSG Usung Misi Balas Dendam

Gila Bola – PSG langsung mengusung misi balas dendam begitu mereka ditakdirkan untuk kembali bertemu Manchester United, kali ini di babak penyisihan grup H Liga Champions. Setan Merah sudah beberapa kali meruntuhkan mimpi raksasa Perancis itu di ajang Eropa.

Dalam drawing Liga Champions yang digelar di Jenewa, Swiss, tadi malam, finalis Liga Champions musim lalu tersebut tergabung satu grup bersama raksasa merah Premier League, semifinalis musim lalu RB Leipzig, serta juara Turki Istanbul Basaksehir.

Tentu saja pertemuan antara PSG melawan Manchester United ini mengingatkan kembali pada duel mereka pada musim 2018/2019 ketika pasukan Thomas Tuchel berhasil mempermalukan publik Old Trafford dengan kemenangan 2-0 leg pertama babak 16 besar. Sayangnya pasukan Ole Gunnar Solskjaer, yang kala itu masih menjabat sebagai pelatih sementara, berhasil membalas defisit mereka dengan penalti Marcus Rashford yang membuat Setan Merah menang 3-1 di Parc des Princes dan lolos ke babak perempat final.

Musim selanjutnya 2019/2020 pasukan ibukota Perancis itu memiliki progres luar biasa, untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil lolos hingga partai final Liga Champions sebelum dipaksa menyerah 1-0 melawan Bayern Munchen di Lisbon.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Pencapaian itu tampaknya membuat pihak Les Parisiens sangat optimis dengan peluang mereka musim ini, dengan bek Brasil Marquinhos bahkan sudah sesumbar bahwa timnya akan mengincar misi balas dendam melawan Manchester United pada pertemuan mereka kali ini.

“Ini adalah tim yang kami hadapi belum lama ini. Mereka adalah tim yang sangat bagus. Ini bukan grup yang mudah. Butuh banyak hal bagus untuk bisa lolos dari grup ini,” ujar pemain berusia 26 tahun itu.¬†“Semangat balas dendam melawan Manchester United? Setiap orang punya cara untuk bangkit dari kekalahan. Banyak yang telah terjadi sejak tersingkirnya kami oleh Manchester dua tahun lalu. Tetapi jika menganggapnya sebagai pertandingan ulang dapat memotivasi kami untuk memainkan permainan yang bagus, maka tidak masalah kami harus mengemban misi balas dendam itu.”