Keylor Navas Sebut Kunci Utama Bagi PSG Untuk Kalahkan Bayern Munchen

Gila Bola – Penjaga gawang andalan dari Paris Saint-Germain, Keylor Navas mengungkapkan bahwa kunci utama bagi timnya jika ingin bisa mengalahkan Bayern Munchen adalah dengan tidak membuat kesalahan.

Tantangan akan dihadapi oleh raksasa Prancis, Paris Saint-Germain di perempat final Liga Champions karena akan berhadapan dengan juara bertahan Bayern Munchen. Kedua tim memang sempat bertemu di laga final musim lalu dimana Bayern mampu unggul 1-0 dan menggagalkan ambisi dari PSG untuk meraih trofi yang sudah lama mereka idamkan.

Kini, tim asuhan Mauricio Pochettino tersebut kembali mendapati impian mereka merengkuh Liga Champions terhadang oleh lawan yang sama. Namun, menghadapi tim yang sudah cukup mereka kenal tentunya membuat punggawa dari PSG paham tentang apa yang harus mereka lakukan jika ingin menang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Menurut salah satu pemain kunci dari raksasa Prancis tersebut, Keylor Navas, yang bisa menjadi hal terpenting bagi klubnya untuk bisa melewati hadangan Bayern adalah dengan tidak membuat kesalahan. Berbicara dalam sebuah wawancara dengan France Football, Navas mengakui bahwa kesalahan adalah hal yang harus sebisa mungkin dihindari oleh PSG jika berhadapan dengan tim ashan Hans Dieter-Flick tersebut.

Kesalahan tentunya tidak hanya dalam sektor pertahanan tetapi juga saat menyerang, PSG harus bisa lebih efektif dalam menyelesaikan peluang yang mereka dapat. membuang-buang peluang di depan gawang tentunya tidak akan bisa membantu ambisi dari penguasa Ligue 1 itu untuk mengatasi tim yang memiliki kualitas serta pengalaman hebat seperti Bayern.

Meskipun mengingatkan timnya untuk tidak membuat kesalahan, Navas juga sadar bahwa dia dan rekan-rekan setimnya tetaplah manusia yang tentunya tetap bisa saja melakukan hal-hal yang tidak mereka inginkan di lapangan. Namun, sang kiper tetap merasa optimis bahwa PSG kini memiliki kualitas yang cukup untuk bisa mengatasi perlawanan dari Bayern dan membalas kekalahan mereka di final musim lalu.

Sebuah tantangan yang besar tentunya bagi PSG, karena performa mereka musim ini sebenarnya bisa dibilang masih belum terlalu konsisten. Anak asuh Pochettino mampu tampil luar biasa pada satu pertandingan, namun berbalik 180 derajat pada laga selanjutnya.