Kyle Walker, Nicolo Barella Sama-sama Tindak Kekerasan, Kenapa Skorsingnya Beda?

Sepertinya ada bias kebencian dari UEFA terhadap Manchester City saat otoritas bola Eropa itu menjatuhkan hukuman skorsing tiga laga untuk pemainnya, Kyle Walker, sementara aksi kekerasan serupa oleh pemain Inter Nicolo Barella hanya berujung hukuman dua laga.

Dua keputusan UEFA keluar pada Sabtu dinihari (29/1) menyangkut dua tindak kekerasan pada laga terakhir penyisihan grup Liga Champions musim ini, 2021/22. Satu terjadi saat Kyle Walker menghajar tumit penyerang RB Leipzig Andre Silva. Kasus lainnya menyangkut gelandang terbaik Liga Italia, Nicolo Barella, menyepak kaki Eder Militao, pemain Real Madrid.

Untuk kasus bek kanan Manchester City, UEFA menjatuhkan hukuman skorsing tiga pertandingan, yang berarti Kyle Walker akan absen dalam dua laga babak 16 besar melawan Sporting Lisbon, selain satu laga perempat final jika Skyblues berhasil lolos dari hadangan tim Portugal itu.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Dalam kasus Nicolo Barella, pemain Italia itu akan absen dalam dua pertandingan babak 16 besar melawan Liverpool. Hanya itu.

Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa UEFA memanfaatkan kasus Walker untuk memberi dampak buruk dalam peluang the Citizens lolos ke perempat final.

Pasal 15 butir E aturan UEFA mengatakan, “skorsing untuk tiga pertandingan kompetisi, atau jangka waktu tertentu, untuk tindakan menyerang pemain lain atau orang lain yang hadir dalam pertandingan.”

Sikap tidak konsisten UEFA Ini menyebabkan para pendukung Manchester City tidak lagi bisa mempercayai UEFA. Inilah pula alasan mengapa sebagian penonton lebih suka untuk mencemooh lagu kebangsaan UEFA. Penggemar the Skyblues merasa ada bias kebencian otoritas bola Eropa itu terhadap klub mereka.

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL