La Liga Gak Level, Real Madrid Bikin Liga Sendiri Khianati UEFA

La Liga Gak Level, Real Madrid Bikin Liga Sendiri Khianati UEFA

Merasa gak level di La Liga dan ingin lebih banyak uang, Real Madrid bikin liga sendiri selevel benua Eropa, mirip Liga Champions, dan khianati UEFA.

Hal ini terungkap melalui sebuah laporan di New York Times hari ini. Presiden Real Madrid Florentino Perez kabarnya sudah sowan ke Presiden FIFA Gianni Infantino untuk rencana barunya dan memperoleh restu orang paling berkuasa di dunia sepak bola tersebut.

Pendeknya, ini semacam Liga Champions. Tapi sama sekali bersih dari klub-klub miskin dan kecil yang cuma merecoki usaha klub-klub besar dan kaya dalam memperkaya diri. Levelnya di Eropa. Real Madrid merasa sudah gak level main di Spanyol dan ingin bikin liga sendiri. Jadi liga benua ini melibatkan sejumlah klub terkenal dan kaya lainnya dari Inggris, Spanyol, Italia, Jerman dan mungkin juga Prancis.

Mereka akan memainkan liga level Eropa ini sepanjang musim. Atau dengan kata lain Real Madrid akan sepenuhnya keluar dari Liga Spanyol. Entah siapa lagi klub raksasa yang ikut serta dalam liga elit Eropa yang nantinya diperkirakan akan menghancurkan reputasi Liga Champions, yang saat ini menjadi liga paling ditunggu di level benua Eropa.

Kronologi Liga Elit Baru Eropa Gagasan Real Madrid

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Presiden Real Madrid Florentino Prez baru-baru ini mengadakan pembicaraan dengan pejabat dari beberapa klub sepak bola terkemuka Eropa, serta presiden FIFA Gianni Infantino, untuk menguraikan visinya untuk olahraga ini. Apa yang dia usulkan, menurut orang-orang yang akrab dengan percakapan itu, tidak lain adalah pergeseran kekuatan yang sangat besar dalam permainan klub.

Satu kompetisi elit yang terdiri dari klub-klub terkaya di dunia, sepenuhnya terlepas dari liga domestik mereka masing-masing dan berlangsung dalam satu musim penuh. Liga-liga domestik sejumlah negara Eropa akan dilucuti dari brand-brand sepak bola mereka yang terbesar dan paling bersejarah. Jika semua klub-klub paling terkenal lari maka Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga dan Ligue 1 bisa kehilangan daya tarik sponsor, televisi dan para pendukungnya.

Dengan pembiayaan yang sedang dikerjakan dan pengaruh Real Madrid yang mendukung usaha itu, dan dengan para pejabat permainan mulai membuat gambaran kasar sepakbola global baru yang akan berlaku setelah 2024, garis besar sebuah liga super Eropa bisa lebih dekat dengan kenyataan daripada sebelumnya.

Inti rencana Perez adalah menyatukan sejumlah tim terbesar Eropa, seperti Real Madrid, keluar dari liga domestik mereka masing-masing dan membentuk kompetisi elit Eropa yang akan dimainkan sepanjang musim, begitulah kata orang-orang yang mengetahui konspirasi tingkat tinggi ini.

Akan ada dua divisi, masing-masing terdiri dari 20 tim, dan hanya mengambil total 40 klub dari lima liga terbesar Eropa: Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman dan Italia. Beberapa klub telah diberitahu bahwa, menurut proyeksi, pendapatan mereka akan menjadi dua kali lipat daripada yang mereka terima saat ini. Konsep promosi dan degradasi – yang menghargai kesuksesan dan menghukum kegagalan – akan dipertahankan, tetapi hanya di antara dua divisi elit Eropa tersebut.

Bayangkanlah rencana Real Madrid bikin liga sendiri itu terjadi. Bukan saja Liga Spanyol jadi lesu darah ditinggalkan oleh Los Blancos dan mungkin Barcelona serta Atletico, tapi juga Liga Inggris dan Liga Italia, serta yang paling penting Liga Champions langsung kempes reputasinya. Tak ada lagi yang mau nonton kompetisi itu. Benar-benar sebuah pengkhianatan untuk UEFA.