Liga Champions : 5 Alasan Mengapa Real Madrid Bakal Kesulitan Hadapi Chelsea

Gilabola.com – Chelsea akan memberikan ancaman yang tidak seperti yang pernah dihadapi Real Madrid sejauh ini di edisi Liga Champions kali ini, dan pasukan Thomas Tuchel bisa terbukti menjadi lawan sulit bagi tim besutan Zinedine Zidane di semifinal ini.

Berikut lima alasan mengapa Real Madrid akan memiliki laga sulit melawan Chelsea dalam pertemuan semifinal Liga Champions mereka dan bahkan tidak mungkin bisa menyingkirkan juara 13 kali turnamen ini :

Lima, tim yang seimbang dan lengkap

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Chelsea telah menjadi tim yang sama sekali berbeda sejak Thomas Tuchel mengambil alih pekerjaan sebagai nahkoda anyar di Stamford Bridge. Manajer Jerman itu membuat raksasa London Barat menjadi tim yang sangat terorganisir dan seimbang.

Thomas Tuchel juga akan didukung oleh skuad yang sangat memadai baik dalam opsi pertahanan maupun serangan. Chelsea juga hampir memiliki kekuatan penuh dengan hanya Mateo Kovacic satu-satunya pemain yang akan absen di pertandingan ini.

Channel Gilabola di Youtube

Empat, bek sayap bisa menyebabkan masalah

Salah satu perubahan besar yang dilakukan Thomas Tuchel adalah mengubah peran fullback menjadi wingback dalam formasi 3-4-3. The Blues telah bermain dengan tiga pemain pertahanan dengan bek sayap yang beroperasi di kedua sisi gelandang sentral.

Tugas utama bek sayap adalah terlibat dalam serangan dan ini membantu Chelsea menciptakan banyak peluang dan serangan di sisi sayap. Apa yang dilakukan ini adalah terus-menerus menyebabkan bek lawan harus dibuat sibuk di barisan pertahanan sendiri.

Lebih buruk lagi bagi Real Madrid, Ferland Mendy harus absen dalam pertandingan melawan Real Betis sementara Marcelo terlalu ofensif dan dia bisa meninggalkan lubang besar di belakang jika dimainkan. Dani Carvajal kembali ke tim utama baru-baru ini tapi dia juga tidak dalam kondisi prima.

Tiga, Madrid tengah bermasalah di lini depan

Chelsea akan menyukai peluang mereka pada Rabu (28/4) dini hari WIB karena Real Madrid tampak tumpul dalam serangan dalam beberapa pekan terakhir. Dari empat pertandingan terakhir Real Madrid, tiga di antaranya berakhir tanpa gol. Penampilan buruk Los Blancos di depan gawang bahkan membuat mereka berada dalam situasi sulit untuk mempertahankan gelar liga.

Karim Benzema dalam performa yang baik dalam mencetak gol, tetapi Los Blancos harus sangat mengandalkan kecerdasan individu akhir-akhir ini. Vinicius Junior dan Marco Asensio kurang konsisten mencetak gol, sementara Eden Hazard juga tak kunjung kembali ke performa terbaik karena terlalu sering diganggu cedera.

Dua, Chelsea solid di pertahanan

Chelsea kebobolan total hanya sembilan gol dalam 21 pertandingan sejak Thomas Tuchel mengambil alih. Lima dari gol tersebut tercipta dalam satu pertandingan melawan West Bromwich Albion, dengan semua gol tersebut tercipta setelah Thiago Silva terkena kartu merah pada menit ke-27.

Chelsea saat ini merupakan salah satu tim dengan pertahanan paling solid di Eropa dan ditambah dengan tumpulnya serangan Real Madrid, ada kemungkinan Los Blancos bisa kembali berakhir tanpa gol di lini depan.

Pertama, kekhawatiran cedera Madrid

Real Madrid masih akan kehilangan beberapa pemain kunci saat mereka menghadapi Chelsea. Mereka kemungkinan besar akan tanpa Sergio Ramos sekali lagi. Kapten Real Madrid harus fit untuk leg kedua tetapi dia akan absen di leg pertama. Ferland Mendy dan Toni Kroos juga tidak bermain imbang tanpa gol melawan Real Betis dan kebugaran mereka menjadi perhatian utama Zinedine Zidane.

Dani Carvajal kembali dari cedera saat melawan Real Betis tetapi masih belum dalam kondisi prima. Wakilnya Lucas Vazquez absen karena cedera, sementara Fede Valverde tidak tersedia setelah dinyatakan positif Covid-19. Eden Hazard baru kembali, tapi masih was-was kambuh lagi cederanya.

AHABET
AHABET