Lihat Neymar Menangis, Skuad 6,3 Trilyun Ternyata Kalah Lawan 1,7 Trilyun

Lihat Neymar Menangis, Skuad 6,3 Trilyun Ternyata Kalah Lawan 1,7 Trilyun

Gila Bola – Neymar menangis tersedu-sedu usai berakhirnya final Liga Champions tadi malam di Estadio Da Luz. Kesempatan itu sudah sangat dekat, namun juga sangat jauh gara-gara gol tunggal Kingsley Coman pada menit 59. Menunggu tahun depan, bisa-bisa PSG tidak mampu lolos ke final seperti musim ini.

Hanya satu kali saja pernah terjadi dalam sejarah bahwa tim debutan final Liga Champions berhasil menang dan hasil partai puncak Champions League tadi malam sekali lagi membuktikannya, piala ini bukan untuk tim debutan. Hanya yang berpengalaman saja yang boleh menerimanya. Neymar pun menangis di pinggir lapangan.

Saat upacara pemberian medali, Neymar menolak untuk maju dan menerima medali runner-up Liga Champions. Tapi ia kemudian dibujuk dan akhirnya maju menerima pengalungan medali, sebelum kembali ke tempat duduknya dengan mata merah. Kegagalan yang sungguh menyakitkan karena PSG sudah sangat dekat dengan gelar juara.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Skuad Paris Saint-Germain adalah sebuah tim yang mahal. Harga dua pemain bintang mereka, Neymar dan Kylian Mbappe saja, sudah mencapai 6,3 Trilyun rupiah, belum lagi memperhitungkan pemain PSG sisanya. Tapi skuad semahal itu ternyata masih kalah lawan tim berpengalaman asal Bundesliga, Bayern Munchen, yang nilai total seluruh starting XI tidai melebihi 1,7 Trilyun.

Ada empat kesempatan emas sepanjang 45 menit pertama yang seharusnya bisa berubah menjadi gol. Satu di antaranya adalah momen ketika Neymar menerima bola, menggiring mendekati gawang Die Roten dan menembak melalui kolong Manuel Neuer. Tapi kiper Jerman yang memulai karir sepak bolanya sebagaio seorang gelandang itu memiliki refleks mengagumkan dan melipat kakinya dengan sepatu menghalangi bola, yang kemudian memantul ke sisi kanan gawang. Gagal gol. Satu peluang PSG lainnya lahir pada masa injury time dengan tembakan Kylian Mbappe yang terlalu lemah berhasil diselamatkan Neuer sekali lagi.

Bagi Der FCB ini adalah gelar Champions League keenam mereka sepanjang sejarah. Sebelum ini mereka memenangkannya pada tahun 1974, 1975, 1976, 2001, 2013, dan saat ini 2020. Prestasi lain yang dicatatkan pasukan Hansi Flick adalah ini kali kedua dalam sejarah klub mereka berhasil mengoleksi treble (Bundesliga, DFB Pokal dan Liga Champions) setelah skuad asuhan Jupp Heynckes melakukannya pada tahun 2013 tersebut.