Lionel Messi Merantau ke Perancis, Tetap Saja Ketemu Real Madrid di 16 Besar Liga Champions

Tetap saja final kepagian! Meski pun drawing 16 besar Liga Champions diulang pada Senin malam (13/12), tetap saja PSG mendapatkan lawan berat Real Madrid. Dengan demikian Messi akan kembali ke Bernabeu dengan jersey barunya dan menantang bek Los Blancos.

Drawing 16 besar Champions League secara memalukan terpaksa diulang setelah terjadi kesalahan pada drawing sebelumnya yang melibatkan Villarreal dan Atletico Madrid, dua tim urutan kedua. Selang dua jam setelah drawing pertama dimulai, UEFA mengumumkan drawing dibatalkan dan akan diulang.

Pada drawing kedua, PSG selaku tim bukan unggulan karena finish kedua di Grup A akan bertemu pasukan Carlo Ancelotti, dengan manajer Italia itu akan segera memikirkan cara menghentikan La Pulga.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Lionel Messi terbukti menjadi inspirasi tim setelah mencatatkan lima gol bagi PSG selama babak penyisihan grup Liga Champions 2021/22. Dua di antaranya dari titik penalti. Sementara itu target transfer Real Madrid, Kylian Mbappe, menyumbangkan 4 gol dari enam laga Grup A.

Namun hasil drawing 16 besar Champions League akan memaksa Mbappe, Neymar dan Messi untuk beradu cepat dan adu taktik melawan pasukan Ancelotti. Sayang sekali bahwa para pemain hebat di tahap ini sudah harus saling berhadapan terlalu cepat.

Tiga kemenangan PSG, dua hasil imbang dan satu kekalahan terbukti tidak cukup untuk menandingi keperkasaan Manchester City di puncak klasemen Grup A. PSG menduduki posisi kedua.

Messi, bersama Cristiano Ronaldo dan tiga pemain lain, masuk dalam daftar 10 pemain dengan penampilan terbanyak di kompetisi Eropa ini. Messi mencatatkan 149 penampilan bersama Barcelona serta lima kali dengan PSG.

Sayangnya, dalam hal performa tim, PSG belum bisa disandingkan dengan raksasa-raksasa lainnya. Tim Liga Perancis yang saat ini diberi arahan oleh Mauricio Pochettino itu hanya pernah satu kali masuk ke final, tahun 2020, sebelum ditaklukkan oleh Bayern Munchen.

Pochettino, yang 20 tahun lalu melamar dan diterima sebagai salah satu bek PSG, kini menjadi pengarah strategi tim. Karirnya akan sangat ditentukan oleh kesuksesan raksasa Ligue 1 ini di Liga Champions. Semua trofi domestik di Perancis tidak akan dianggap sebagai kesuksesan besar oleh pemilik klub. Mereka menginginkan kejayaan di Eropa, yang nyaris didapatkan pada tahun 2020, sebelum digagalkan oleh gol Kingsley Coman. Musim 2020/21 lalu, PSG dihentikan Manchester City dengan skor 1-4 agregat.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO