Lionel Messi Terancam Absen Bela Barcelona di Liga Champions

Lionel Messi Terancam Absen Bela Barcelona di Liga Champions

Gilabola.com – Lionel Messi yang memperkuat Barcelona bisa dilarang bepergian ke Inggris jika raksasa Catalan menghadapi tim asal Inggris di Liga Champions karena Brexit.

Lionel Messi sebelumnya telah dihukum karena penipuan pajak dan sebagai bagian dari hukumannya ia dijatuhi hukuman penjara selama 21 bulan yang ditangguhkan oleh pengadilan Spanyol.

Hal itu tidak menjadi masalah bagi sang pemain Barcelona di masa lalu karena ia memiliki paspor ganda Spanyol-Argentina yang menjadikannya warga negara Uni Eropa. Dan oleh karena itu ia bebas bepergian ke Inggris karena itu merupakan hukuman pada kejahatan tanpa kekerasan.

Tetapi jika Inggris meninggalkan Uni Eropa, Messi akan berada di antara sejumlah pemain bintang yang bisa menghadapi batu sandungan, menurut pengacara imigrasi Andrew Osbourne dari firma Lewis Silkin.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dalam sebuah wawancara dengan Athletic, Osbourne mengatakan: “Ada poin khusus di seputar pertandingan Eropa. Jika Anda adalah warga negara Uni Eropa dengan hukuman pidana, Anda dapat melakukan perjalanan ke Inggris, selama Anda tidak dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.”

Lionel Messi akan diperlakukan seperti warga negara non UE

“Jika Anda bukan warga negara Uni Eropa dan mendapatkan hukuman pidana atau hukuman penjara, bahkan jika hukumannya ditangguhkan, Anda dilarang datang ke Inggris.”

“Ada sejumlah pemain sepak bola yang sangat terkenal mendapatkan hukuman pidana dan hukuman percobaan karena penghindaran pajak. Mereka, sejauh ini, tidak perlu khawatir karena mereka memiliki paspor UE (Uni Eropa).”

“Tetapi setelah Brexit, mereka mungkin berpotensi tidak dapat memasuki negara Inggris (karena mereka akan diperlakukan seperti warga negara non UE).”

“Siapa pun dengan hukuman penjara dalam bentuk apa pun, Anda tidak diizinkan masuk. Ini bisa memberikan gangguan pada skuad Liga Champions dan juga apakah mereka (UEFA) akan memainkan laga final di Inggris jika para pemain berpotensi tidak dapat masuk. Klub-klub perlu mengambil langkah.”