Liverpool Akan Diuji Striker Komplit RB Salzburg

Liverpool Akan Diuji Striker Komplit RB Salzburg

Gilabola.com – Liverpool akan diuji striker komplit RB Salzburg di laga Liga Champions. Erling Braut Haaland bukan penyerang muda biasa.

The Reds besok pukul 02.00 WIB akan menghadapi striker paling berbahaya di Eropa lawan RB Salzburg. Meski tidak terlalu dikenal luas, namun Erling Braut Haaland merupakan pemain muda yang memiliki skill dan performa tidak main-main.

Segenap penonton Stadion Anfield juga akan mendapatkan kesempatan melihat aksi sang pemain di laga kali ini. Ia akan meladeni perlawanan Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino yang dikenal punya reputasi sebagai trio elit UCl yang kerap membuat lawan-lawan mereka setengah mati ketakutan sejak sebelum pertandingan.

Meski begitu, Erling Braut Haaland bukan pemain kaleng-kaleng. Berdasarkan jumlah musim ini, dilaporkan Liverpool Echo tidak ada satupun dari tiga pemain top The Reds yang bisa mengalahkan sensasi sang bintang muda RB Salzburg.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Pemain Norwegia itu didatangkan juara Austria itu di bulan Januari. Ia datang dari bekas klub Ole Gunnar Solskjaer, Molde, dengan dana murah meriah £5.000.000 saja cukup. Sejak saat itu performanya membuat banyak pihak terkedjoet-kedjoet.

Haaland sudah beraksi di 9 laga Salzburg musim ini di gelaran Austrian Bundesliga dan UCL. Ia menghasilkan 14 gol plus 4 assist yang jelas tidak bisa dianggap remeh semua lawan-lawan Salzburg.

Liverpool perlu lebih kerjasama tim untuk menghentikan Haaland

Ia rata-rata menghasilkan gol setiap 40 menit meski masih berusia abege, 19 tahun. Sergio Aguero saja hanya mencetak gol setiap 95 menit. Haaland juga mencetak gol nyaris 2 gol setiap pertandingan.

Ia menembak 4 kali per 90 menit lebih banyak daripada trio The Reds. Salah menembak 3 tendangan, Mane 2 dan Firmino 2. Haaland juga lebih tinggi daripada Virgil van Dijk dan selalu bisa memanfaatkan hal itu dalam kecepatan larinya.

Talenta muda Salzburg itu juga sanggup menggunakan badan sendiri untuk melindungi bola dan mengumpankan bola itu ke pemain lain tanpa tersentuh lawan. Ia juga rajin membuat berantakan lini pertahanan tim lawan dan sukses mengeksekusi setiap peluang emas yang ia dapatkan. Perlu kerjasama tim yang kuat dilakukan The Reds untuk menghentikan Haaland.