Liverpool sempat harus mengejar ketertingalan setelah Atletico Madrid mencetak gol lebih dulu. Namun The Reds mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1 dalam laga Liga Champions.
Atletico unggul lewat Marcos Llorente pada menit ke-17. Liverpool kemudian membalas melalui Szoboszlai pada menit ke-40 sebelum Alexis Mac Allister mencetak gol penentu pada menit ke-50.
Liverpool Dominan, Atletico Curi Gol Duluan
Liverpool langsung tampil agresif sejak awal. Szoboszlai hampir membuka keunggulan setelah melakukan intersepsi cerdas di lini tengah, lalu membawa bola ke depan dan mengirim umpan kepada Isak. Sayangnya, penyerang asal Swedia itu gagal mengarahkan tembakannya ke sasaran.
Tekanan Liverpool berlanjut sepanjang 15 menit pertama. Permainan The Reds terlihat tajam, pressing mereka agresif, dan beberapa kali berhasil merebut bola di area berbahaya. Atletico justru mampu memanfaatkan satu peluang sederhana.
Pada menit ke-17, sebuah bola dikirim menembus jantung pertahanan Liverpool dan Llorente menyelesaikannya untuk membawa Atletico Madrid unggul 1-0.
Liverpool merespons dengan meningkatkan tekanan. Masalahnya, mereka sempat kesulitan mengubah dominasi permainan menjadi tembakan ke gawang. Banyak serangan dibangun dengan baik, tetapi belum menghasilkan ancaman nyata.
Baru pada menit ke-40 Liverpool mendapatkan gol penyeimbang. Szoboszlai mencatatkan namanya di papan skor setelah rangkaian serangan The Reds akhirnya menghasilkan penyelesaian di kotak penalti. Araujo memberikan kontribusi penting lewat assist backheel dalam proses gol tersebut.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Mac Allister Bawa Liverpool Comeback
Liverpool kembali menekan begitu babak kedua dimulai. Barcola memperoleh kesempatan emas dalam situasi satu lawan satu dan punya peluang besar membawa The Reds unggul, tetapi tembakannya melebar.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Tak lama berselang, bola liar jatuh di hadapan Alexis Mac Allister di tepi kotak penalti. Gelandang asal Argentina itu tidak membuang kesempatan. Ia menghantam bola dengan kaki kiri dan membuat Liverpool berbalik unggul 2-1 pada menit ke-50.
Liverpool kemudian mendapat kabar kurang menyenangkan. Barcola terlihat mengalami masalah dan berjalan keluar lapangan dengan sedikit terpincang. Manajer langsung melakukan pergantian ganda dengan memasukkan Munoz dan Frimpong untuk menggantikan Barcola serta Ngumoha.
Sepuluh menit kemudian, pergantian kembali dilakukan. Mac Allister, yang tampil sangat baik malam itu, ditarik keluar dan digantikan Gravenberch. Koumas dan Tsimikas kemudian mendapat kesempatan bermain, masing-masing menggantikan Kerkez dan Isak.
Koumas nyaris langsung memberikan dampak. Ia menciptakan peluang untuk dirinya sendiri dan memaksa kiper Atletico melakukan penyelamatan. Liverpool bahkan berpeluang memperlebar keunggulan jika Frimpong tidak berada dalam posisi offside.
Setelah itu, Liverpool mampu mengontrol pertandingan hingga peluit akhir. Atletico tidak mendapatkan jalan untuk membalikkan keadaan dan The Reds mempertahankan keunggulan 2-1.
Debut Manis Iraola di Liga Champions
Kemenangan ini menjadi awal yang bagus bagi Andoni Iraola dalam debutnya di Liga Champions bersama Liverpool. The Reds memang tidak tampil sempurna setelah kebobolan lebih dulu, tetapi mereka menunjukkan respons yang dibutuhkan untuk mengubah keadaan.
Dua gol Liverpool juga datang pada momen penting. Szoboszlai mengembalikan keseimbangan sebelum Mac Allister menyelesaikan comeback hanya lima menit setelah babak kedua dimulai.
The Reds juga mencatatkan dua gol dalam masing-masing empat pertandingan pembuka mereka. Setidaknya dari hasil tersebut, lini depan Liverpool mulai menunjukkan produktivitas di bawah Iraola.


