Liverpool dan Tottenham Memecahkan Rekor Liga Champions

Liverpool dan Tottenham Memecahkan Rekor Liga Champions

Liverpool dan Tottenham memecahkan rekor Liga Champions yang berusia delapan tahun usai hasil laga pekan pertama kompetisi, Kamis (19/9).

Baik Liverpool maupun Tottenham Hotspur adalah sama-sama finalis kompetisi Liga Champions musim lalu. Tapi keduanya juga senasib tak mampu memenangkan laga perdana masing-masing pada pekan pertama kompetisi Eropa itu, hari Rabu dan Kamis. Dengan kedua hasil itu, Liverpool dan Tottenham memecahkan rekor yang sudah berusia delapan tahun.

The Reds kemarin kalah 2-0 di kandang Napoli pada sebuah laga yang sangat mengecewakan. Andy Robertson menjadi penyebab penalti Dries Mertens sebelum blunder dari pemain terbaik Eropa Virgil Van Dijk menyebabkan Fernando Llorente menghajar gawang Adrian di masa injury time babak kedua.

Hari Kamis (19/9) ini finalis Champions League musim lalu, Tottenham Hotspur, juga sama. Unggul lebih dulu 0-2 di kandang Olympiakos, mereka kemudian dikejar 2-2 melalui satu gol di akhir babak pertama dan penalti Mathieu Valbuena di awal paruh kedua. Komplit sudah. Finalis Liga Champions musim lalu sama-sama gagal meraih kemenangan pada laga perdananya di musim yang baru.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Hal ini mengingatkan pada tahun 2011 saat Barcelona dan Manchester United juga sama-sama gagal meraih kemenangan pada laga pertama mereka di kompetisi Eropa pada musim yang baru.

Waktu itu Lionel Messi dan kawan-kawan mengikat ekor dan tanduk Setan Merah dengan skor 3-1 pada partai final di Wembley Stadium London. Namun coba lihat musim berikutnya. Barca mengawali musim baru dengan skor 2-2 melawan AC Milan, sedangkan Manchester United imbang 1-1 lawan Benfica dengan Ryan Giggs menjadi satu-satunya pencetak gol.

Barcelona masih sukses melaju sebagai juara grup waktu itu, menang agregat 10-2 atas Bayer Leverkusen di babak 16 besar, menang agregat 3-1 atas Milan di perempat final, sebelum dihentikan Chelsea (yang belakangan menjadi juara) dengan skor 3-2 di semi final.

Setan Merah dipaksa tampil merah padam mukanya karena tersisih di babak penyisihan grup musim 2011/2012 tersebut setelah menduduki urutan ketiga grupnya dengan dua kemenangan tiga hasil draw dan satu kekalahan. Benfica dan Basel tampil mewakili grup di mana Manchester United berada. Hal yang sama terulang di awal musim kompetisi 2019/2020 ini dengan Liverpool dan Tottenham sama-sama memecahkan rekor.