Liverpool Hanya Urutan No 5 Penerima Duit Liga Champions Terbesar

Liverpool Hanya Urutan No 5 Penerima Duit Liga Champions Terbesar

Liverpool hanya urutan No 5 penerima duit terbesar dari babak grup Liga Champions 2019/2020 yang baru saja berlalu. Barcelona urutan kedua, Juventus ketiga. Siapa No 1?

Liga Champions sebentar lagi akan memasuki tahap 16 besar setelah menyelesaikan penyisihan grup pada tengah Desember kemarin. Dari semua yang lolos dari tahap pertama, klub Bundesliga Bayern Munchen menduduki urutan teratas penerima duit terbesar babak penyisihan grup. Liverpool hanya No 5. Daftar tim penerima hadiah uang terbesar adalah sebagai berikut:

  • Bayern Munchen 69,2 juta pound (Rp 959 Milyar)
  • Barcelona 68,3 juta pound (Rp 947 Milyar)
  • Juventus 67,5 juta pound (Rp 935 Milyar)
  • Man City 65,8 juta pound (Rp 912 Milyar)
  • Liverpool 64,2 juta pound (Rp 890 Milyar)
  • PSG 63,3 juta pound (Rp 877 Milyar)
  • Real Madrid 63,3 juta pound (Rp 877 Milyar)
  • Chelsea 61,6 juta pound (Rp 854 Milyar)
  • Atletico Madrid 61,6 juta pound (Rp 854 Milyar)
  • Borussia Dortmund 53,2 juta pound (Rp 737 Milyar)

Hal ini terjadi karena hadiah uang untuk sistem grup diatur menurut jumlah kemenangan. Selama penyisihan grup Bayern Munchen adalah satu-satunya tim yang berhasil mencatatkan enam kemenangan dari enam laga. Bandingkan dengan Barca yang mencatatkan empat kemenangan dan dua imbang, yang secara nilai uang lebih baik daripada Liverpool yang merekam tiga menang, dua imbang, dan satu kekalahan.

Trio tim Inggris Manchester City, Liverpool dan Chelsea tercatat tidak jauh tertinggal di belakang Bayern dengan mengumpulkan antara Rp 854 Milyar sampai Rp 912 Milyar pendapatan selagi mereka lolos ke babak 16 besar. Yang agak jauh tertinggal di bawah adalah Tottenham, sedikit di bawah Rp 693 Milyar karena sistem pembayaran yang diterapkan UEFA.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Pertama dan terpenting, setiap peserta membawa pulang Rp 180 Milyar karena berhasil lolos mencapai babak grup. UEFA kemudian memberikan hadiah lebih besar kepada tim-tim yang mencatatkan lebih banyak kemenangan dan hasil imbang. Ini sebabnya Bayern berada di peringat teratas sebagai satu-satunya tim dengan enam kemenangan dari enam laga di Grup B. Bandingkan itu dengan Lille dan Genk, dua tim yang mencatatkan satu hasil imbang dan lima kekalahan. Mereka hanya membawa pulang hadiah sebesar Rp 11,8 Milyar.

Namun apa yang menyebabkan bayaran Tottenham tak sampai Rp 693 Milyar adalah karena minimnya partisipasi Spurs dalam lima tahun terakhir di kompetisi Eropa. Itulah pula yang menyebabkan bayaran untuk Atletico, Benfica dan Chelsea berada di urutan teratas daftar penerima bayaran terbesar usai penyisihan grup musim ini, karena keterlibatan mereka di kompetisi benua biru.