Liverpool Menang AS Roma Ikutan Senang, Dapat Duit!

Alisson Becker dan Mohamed Salah, pemain Liverpool

Gilabola.com – Liverpool berhasil menjadi juara Liga Champions, tapi kemenangan tersebut rupanya harus dibayar mahal, hingga 72 miliar rupiah!

Liverpool meraih gelar juara Liga Champions keenam mereka di Madrid, Mohamed Salah membuka keunggulan The Reds hanya dalam dua menit laga berjalan ketika ia sukses menceploskan bola dari titik penalti. Kemenangan Liverpool dikunci oleh Divock Origi di 10 menit terakhir babak kedua.

Namun, kemenangan untuk Liverpool di Wanda Metropolitano Madrid telah menelan biaya miliaran rupiah hanya karena persyaratan yang tercantum dalam kontrak transfer pemain.

Menurut media Italia Sky Sport, AS Roma akan mendapatkan uang tambahan jika Liverpool memenangkan gelar Liga Champions, karena klausul tersebut dimasukkan ke dalam transfer Mohamed Salah dan Alisson Becker.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Mo Salah didatangkan oleh The Reds dari klub Serie A tersebut pada jendela transfer musim panas 2017 dengan harga 614 miliar rupiah dengan kontrak berdurasi lima tahun.

AS Roma menjual Alisson ke Liverpool dengan biaya rekor dunia untuk seorang kiper sebesar 1,2 triliun rupiah musim panas lalu.

Disebutkan bahwa klausul tersebut telah dimasukkan dalam kedua kesepakatan pemain dan Liverpool sekarang harus membayar Roma tambahan sebesar 72 miliar rupiah karena klausul tersebut.

Final All-England itu sendiri sebenarnya jauh dari menarik, ini karena kombinasi beberapa faktor yang salah satunya disebabkan oleh tempo permainan yang lambat, para pemain terlambat panas usai istirahat tiga minggu.

Dengan keunggulan satu gol di awal laga, Liverpool berusaha bertahan dan mencoba untuk membendung Tottenham dan hanya mengandalkan serangan balik, tetapi pertandingan gagal mencapai level semifinal yang dramatis.

Setelah jeda babak kedua manajer melakukan pergantian pemain untuk mencoba mengubah arah pertandingan, striker Liverpool Belgia Divock Origi yang akhirnya membuat perubahan.

Tottenham Hotspur sebenarnya menciptakan lebih banyak peluang di babak kedua ketimbang Liverpool, tetapi Alisson sedang dalam performa terbaiknya, menghentikan semua tembakan pemain Hotspur.

Dan Spurs masih berusaha dan berharap untuk dapat melakukan comeback Liga Champions yang dramatis, namun usaha mereka pupus di menit ke-87 ketika Origi melepaskan tembakan keras di menit ke-87 setelah pemain Hotspur gagal menghalau bola.

Mohamed Salah senang dapat bermain 90 menit penuh setelah di laga terakhir Liga Champions sebelumnya musim lalu ia dihajar kapten Real Madrid Sergio Ramos dan harus mengakhiri pertandingannya lebih cepat di Kiev.

Ketika ditanya apakah memenangkan final ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, Salah berkata: “Saya telah banyak berkorban dalam hidup saya untuk karier sepakbola saya.”

“Menjadi orang Mesir dan mencapai level ini dalam sepakbola adalah sesuatu yang luar biasa bagi saya.”

Bintang Liverpool ini merasa tidak ada seorang pun pemain di lapangan yang menghasilkan performa luar biasa tetapi menekankan pentingnya kerjasama tim untuk meraih kemenangan.

“Tidak ada kinerja individu yang hebat,” tambah Salah. “Kami bermain sebagai tim maka kami semua menjadi luar biasa.”