Liverpool Punya Peluang Lebih Baik Lawan Real Madrid

Liverpool memiliki peluang lebih baik melawan Cristiano Ronaldo dan Real Madrid di final Liga Champions karena bintang Portugal sudah tidak sekuat seperti 12 bulan lalu.
Berita Terkini - Liverpool memiliki peluang lebih baik melawan Cristiano Ronaldo dan Real Madrid di final Liga Champions karena bintang Portugal sudah tidak sekuat seperti 12 bulan lalu.

Gilabola.com – Liverpool memiliki peluang lebih baik melawan Cristiano Ronaldo dan Real Madrid di final Liga Champions karena bintang Portugal sudah tidak sekuat seperti 12 bulan lalu.

Itu adalah pernyataan yang dikeluarkan oleh legenda Liverpool Graeme Souness, yang merupakan bagian dari tim yang mengalahkan Real Madrid pada final Piala Eropa 1981.

The Reds telah menjadi tim kejutan di Liga Champions musim ini, setelah mengalahkan Porto, Manchester City dan AS Roma di babak sistem gugur. Trio penyerang The Reds Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane telah meneror pertahanan di seluruh Eropa.

Namun untuk memastikan permainan brilian mereka berakhir dengan kemenangan bersejarah Liga Champions di Kiev pada hari Minggu (27/5), mereka harus mengalahkan Real Madrid.

Los Blancos ingin memenangkan gelar Liga Champions untuk ketiga kalinya berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Advertisement

Dan bagaimana cara Liverpool mengatasi Ronaldo telah disebut-sebut sebagai poin yang menentukan pada laga final nanti.

Namun, Souness yakin pemain asal Portugal tersebut tidak berada di puncak permainannya. Ia juga menyatakan bahwa Ronaldo selalu berusaha terjatuh untuk mendapatkan keuntungan dari pelanggaran pemain lawan.

“Sangat berbahaya untuk mengatakan bahwa dia (Ronaldo) telah melewati performa terbaiknya karena dia masih bisa menghasilkan sesuatu yang spesial, seperti yang dia lakukan saat melawan Juventus di Turin,” tulis Souness dalam kolomnya untuk The Sunday Times.

“Mudah-mudahan tidak terjadi pada saat dia melawan Liverpool, tetapi dia tidak cukup kuat seperti yang dia kira, tidak lagi memiliki kecepatan untuk menjauh dari lawannya secara instan.”

“Dia sekarang ia banyak menghabiskan waktunya hanya untuk mengeluh bahwa dia telah dilanggar. Dia masih mampu melakukan hal-hal hebat tapi, seperti Madrid, dia sama sekali berbeda dibandingkan 12 bulan lalu.”