Loris Karius Dipastikan Gegar Otak Saat Lawan Real Madrid

Berat cobaan bagi kiper Liverpool, Loris Karius. Ia telah dipastikan gegar otak saat mati-matian menyelamatkan gawang The Reds di laga final Liga Champions melawan Real Madrid tersebut.
Berita Terkini - Berat cobaan bagi kiper Liverpool, Loris Karius. Ia telah dipastikan gegar otak saat mati-matian menyelamatkan gawang The Reds di laga final Liga Champions melawan Real Madrid tersebut.

Gilabola.com – Berat cobaan bagi kiper Liverpool, Loris Karius. Ia telah dipastikan gegar otak saat mati-matian menyelamatkan gawang The Reds di laga final Liga Champions melawan Real Madrid tersebut.

Kabar tak sedap menghampiri kubu Liverpool. Usai menjalani pemeriksaan menyeluruh, kiper The Reds, Loris Karius akhirnya dipastikan gegar otak pada partai final Liga Champions melawan Real Madrid di Kiev akhir Mei lalu yang dimenangkan oleh kubu Los Blancos.

Kini spesialis cedera kepala dari Rumah Sakit Massachusetts, Dr. Ross Zafonte mengkonfirmasi lewat pernyataan resmi bahwa hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan jika Karius mengalami gegar otak dalam laga final. Hal ini hasil scan di sela-sela liburannya di Amerika Serikat bertempat di Rumah Sakit Umum Massachusetts pada 31 Mei silam.

Dr. Ross juga menyebut bahwa gegar ini bisa berpengaruh terhadap penampilan Karius di atas lapangan dalam pertandingan tersebut. Ia disebut alami perkembangan yang bagus sejak kejadian itu dan diharapkan bisa segera kembali ke kondisi terbaiknya sesegera mungkin.

Advertisement

Apa pemicunya? Lagi-lagi karena Kapten Real Madrid, Sergio Ramos. Insiden yang diyakini menjadi penyebab Karius mengalami gegar adalah sikutan bek lawan, Sergio Ramos di awal babak kedua.

Karius lantas melakukan blunder saat melepas bola yang kemudian bisa diblok Karim Benzema dan berubah arah menjadi gol untuk Madrid. Kiper internasional Jerman itu juga harus gagal mengamankan tembakan keras Gareth Bale dengan baik sehingga bola terlepas dan berbuah gol memalukan dirinya.

Masih ingat jika Liverpool akhirnya harus menyerah dengan skor 1-3. Mereka merelakan trofi Liga Champions kembali jatuh ke tangan kubu Real Madrid. Kini Loris Karius harus ekstra bersabar atas semua yang ia alami dan mensyukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, bagi hambanya yang sabar dan tak kenal putus asa.