Loris Karius, Silakan Ucap Selamat Tinggal Pada Liverpool

Kiper Liverpool Loris Karius berbuat dua blunder yang menghasilkan dua gol Real Madrid pada final Liga Champions.
Kiper Liverpool Loris Karius berbuat dua blunder yang menghasilkan dua gol Real Madrid pada final Liga Champions.

Gilabola.com – Dua blunder konyol kiper Loris Karius pada final Liga Champions tadi malam mungkin akan menandai akhir karirnya di Liverpool. Lihat sendiri deh.

Dua dari tiga gol Real Madrid ke gawang The Reds merupakan kesalahan kiper Karius. Yang pertama ia terlalu percaya diri melempar bola ke depan Karim Benzema, yang merentangkan kakinya dan memantulkan bola ke gawang yang kosong. Itu menjadi gol pertama Los Blancos pada menit 51.

Setelah satu gol salto yang luar biasa dari Gareth Bale yang bisa dilihat di sini, kiper asal Jerman itu membuat satu kesalahan lagi, yang tak boleh dilakukan seorang penjaga gawang yang bermain di final Liga Champions.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Dalam satu tendangan jarak jauh dan melambung oleh Gareth Bale, ia menahan bola dengan telapak tangannya, tapi bola terlalu kuat dan berbelok ke dalam gawang. Itu menjadi gol ketiga Los Merengues tadi malam.

Dua dari tiga gol berasal dari kesalahan fatal kiper. Bisa dibayangkanlah peluang Liverpool jika kedua gol itu tidak terjadi.

Loris Sven Karius (lahir 22 Juni 1993) berusia 24 tahun dan pernah mewakili Jerman di tingkat junior. Lahir di Biberach, Karius memulai karirnya dengan Stuttgart sebelum pindah ke Manchester City pada tahun 2009. Setelah dua tahun di tim junior Manchester City, ia kembali ke Jerman bersama dengan Mainz 05. Dia membuktikan dirinya sebagai kiper pilihan pertama untuk tim Bundesliga itu sebelum pindah ke Liverpool pada 2016 dengan bayaran 4,7 juta pound.

Meski Jurgen Klopp menyatakan dukungannya bagi sang kiper Jerman, namun jelas ia tidak akan berdiam diri menghadapi musim yang baru. Pertanyaannya sekarang, siapa kiper handal yang diincar untuk didatangkan oleh The Reds?

Laga itu sendiri usai dengan skor 3-1 bagi kemenangan Los Blancos, yang merebut trofi ketiganya dalam tiga musim berurutan.