Maaf, Tak Ada Remontada, Barcelona Tersingkir di 16 Besar Liga Champions Untuk Kali Pertama Sejak 2007

Gila Bola – Tak ada kebangkitan kembali atau La Remontada seperti terjadi tahun 2017. Kali ini PSG berhasil menjinakkan Lionel Messi dan kawan-kawan dengan skor 1-1 dan agregat 5-2. Barcelona untuk pertama kalinya tersingkir di 16 besar Liga Champions sejak terakhir kali hal itu terjadi tahun 2007.

Pada tahun 2017, saat Neymar masih merumput di Liga Spanyol, Barca tertinggal 0-4 dari leg pertama di Paris untuk bangkit kembali dan menang 6-1 pada leg kedua di Camp Nou, dengan skor agregat 6-5 membawa mereka lolos ke babak perempat final Champions League musim itu. Namun keajaiban La Remontada tidak datang kali ini dengan satu-satunya gol Barca diperoleh melalui serangan indah Lionel Messi dari luar kotak penalti pada menit 37.

Sebuah serangan lain dari titik penalti oleh Messi pada detik-detik terakhir masa injury time babak pertama gagal diubah menjadi gol dengan kiper Keylor Navas sudah mengerjakan PR-nya menonton semua sepakan penalti La Pulga dan mengetahui titik favorit sang bintang Argentina tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Paris Saint-Germain unggul lebih dulu pada menit 31 melalui sepakan penalti Kylian Mbappe ke pojok kanan atas gawang Marc-Andre ter Stegen setelah Clement Lenglet sepertinya menginjak tumit Mauro Icardi dalam satu pergerakan di dalam kotak penalti. Terlihat dari tayangan ulang, itu bukan pelanggaran yang disengaja dengan secara kebetulan saja kaki kiri Lenglet bertemu dengan tumit mantan pemain bola Inter Milan tersebut. Tapi wasit tetap menunjuk titik putih dan Mbappe secara dingin menyelesaikan tugasnya dengan baik. Skor pertandingan PSG vs Barcelona tetap bertahan 1-1 sampai akhir.

Dengan hasil ini maka Barca tersingkir di ajang 16 besar Champions League untuk pertama kalinya sejak tahun 2007. Pada musim itu Carles Puyol dan kawan-kawan kalah agresifitas gol tandang Liverpool setelah kalah 1-2 di Camp Nou dan kemudian menang 1-0 di Anfield Stadium. Steven Gerrard dan kawan-kawan pada waktu itu berhasil melanjutkan petualangan mereka sampai final, sebelum dikalahkan klub bola raksasa AC Milan dengan skor 2-1.

Dengan demikian harapan trofi satu-satunya dari Ronald Koeman adalah Copa del Rey, dengan Barcelona akan menghadapi Athletic Bilbao pada partai final 18 April 2021 mendatang.